Jelang Puncak Haji, Menhaj Ingatkan Jemaah Jaga Fisik dan Mental

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jelang Puncak Haji, Menhaj Ingatkan Jemaah Jaga Fisik dan Mental Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf(MI/Akmal Fauzi)

MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyatakan persiapan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menjadi konsentrasi utama saat ini. Armuzna merupakan fase paling krusial lantaran jutaan jemaah dari beragam bagian bumi bakal berkumpul di letak nan sama dalam waktu bersamaan.

"Seluruh jemaah haji dari seluruh bumi berkumpul di satu tempat, sehingga diperlukan persiapan nan sangat matang," kata menteri nan berkawan disapa Gus Irfan itu seusai rapat berbareng Amirulhaj di Kantor Daerah Kerja (Daker) Mekah, Arab Saudi, Kamis (21/5).

Gus Irfan menjelaskan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyusun agenda pergerakan jemaah demi menghindari penumpukan, baik di pemondokan maupun selama perjalanan menuju Armuzna. Sesuai jadwal, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Arafah pada 8 Zulhijah 1447 H alias Senin, 25 Mei 2026.

"Mulai tanggal 8 (Dzulhijjah), kami menggerakkan jemaah haji masuk Arafah. Tentu dengan perhitungan-perhitungan dan agenda nan sudah diatur secara ketat," ujarnya.

Selanjutnya, pada 9 Zulhijah (Selasa, 26 Mei 2026), jemaah bakal menjalani wukuf di Arafah sebelum bergerak menuju Muzdalifah dan Mina pada sore hingga malam hari. PPIH menyiapkan sejumlah skema jasa untuk mendukung kelancaran mobilitas jemaah.

Selain aspek transportasi, Gus Irfan meminta jemaah mulai mempersiapkan kondisi bentuk dan mental menjelang puncak ibadah tersebut.

"Kami juga menyiapkan agar jemaah betul-betul siap bentuk dan mental mengenai Arafah lantaran tinggal beberapa hari lagi," katanya.

Aspek logistik juga mendapat perhatian khusus. Gus Irfan mengakui pengedaran makanan saat fase Armuzna cukup menantang lantaran banyak akses jalan nan ditutup dan mobilitas kendaraan nan sangat terbatas. Oleh lantaran itu, pemerintah bakal memaksimalkan pengedaran makanan siap santap bagi jemaah.

"Kami bakal memaksimalkan proses pembagian konsumsi mengenai dengan konsumsi untuk makanan siap saji nan dibagikan kepada jemaah haji," ujar Gus Irfan.

Ia berambisi seluruh rangkaian puncak ibadah haji tahun ini dapat melangkah lancar sehingga jemaah dapat beragama dengan kondusif serta nyaman. (Mal)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia