Moms, menjaga kebersihan area genital anak sering kali terlewat lantaran tidak terlihat langsung. Padahal, bagian ini termasuk area sensitif nan mudah lembap dan berisiko menjadi tempat berkembangnya kuman jika tidak dirawat dengan baik.
Di sisi lain, tetap banyak orang tua nan bingung gimana langkah membersihkan genital nan benar, terutama pada anak laki-laki nan kulupnya belum bisa ditarik. Kesalahan perawatan ini justru bisa menyebabkan iritasi, luka, apalagi infeksi, lho, Moms.
Tips membersihkan area genital agar tidak terkena penyakit
Dokter ahli dermatologi dan venereologi, dr. July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINADV, menjelaskan bahwa pada anak laki-laki, kulup penis umumnya tetap menutup dan belum bisa ditarik sempurna.
"Penisnya itu kan tertutup, jadi kita tidak boleh memaksa untuk menariknya. Kalau dipaksa, kelak bisa menimbulkan luka,” ujarnya saat aktivitas launching produk Makuku Luxury Slim Silky, beberapa waktu lalu.
Karena itu, orang tua cukup membersihkan bagian luar penis menggunakan air bersih.
"Lalu bisa dibantu dengan kapas alias kain lembut, kemudian dikeringkan dengan langkah ditepuk perlahan, bukan digosok," jelasnya.
Namun, jika suatu saat kulup sudah bisa ditarik tanpa paksaan, barulah bagian dalam dapat dibersihkan secara hati-hati, Moms.
Dokter juga mengingatkan untuk waspada jika muncul indikasi seperti penis tampak menggembung saat buang air kecil, aliran urine tersendat, alias anak menangis sebelum kencing.
"Kalau sudah begitu, bisa jadi kena fimosis. Anak jadi takut kencing lantaran sakit dan ini perlu diperiksakan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, pada anak perempuan, langkah membersihkan area genital kudu dilakukan dari arah depan ke belakang. Hal ini krusial untuk mencegah perpindahan kuman dari anus ke memek nan bisa memicu infeksi.
Cara membersihkan area genital anak perempuan:
Gunakan air bersih tanpa sabun berlebihan
Keringkan dengan lembut
Hindari penggunaan produk berpewangi di area genital lantaran dapat menyebabkan iritasi.
Dengan perawatan nan tepat, akibat penyakit pada area genital anak bisa dicegah sejak dini, Moms.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·