Niko Prayoga
, Jurnalis-Minggu, 19 Juli 2026 |17:00 WIB

Kardio jadi olahraga paling ideal. (Foto: dok Magnific/jcomp)
JAKARTA - Menjaga kesehatan jantung tidak kudu dilakukan saat memasuki usia tua, melainkan kudu dibiasakan sejak muda. Dua jenis olahraga nan direkomendasikan untuk kesehatan jantung adalah kardiovaskular dan angkat beban (weight lifting).
Namun, banyak orang terkadang salah kaprah memahami dua olahraga tersebut. Terkadang olahraga kardiovaskular lebih banyak dilakukan saat seseorang mau memelihara kesehatan jantung. Padahal keduanya mempunyai peranan nan sama.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Bobby Arfhan Anwar dalam klip podcast berbareng Raditya Dika nan diunggah di akun IG pribadinya mengatakan, keduanya mempunyai peranan dalam menjaga kesehatan jantung. Hal itu berasas Panduan Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI).
“Banyak teman-teman nan condong ke satu olahraga. 'Oh, saya kardio aja deh, beban enggak usah, enggak usah berat-berat,' alias 'Saya olahraga beban cukup tanpa kardio’. Padahal berasas guideline dan pedoman dari Persatuan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia alias PERKI, dua-duanya direkomendasikan,” kata dr. Bobby, dikutip Minggu (18/7/2026).
Ia menjelaskan, olahraga kardiovaskular memang banyak manfaatnya bagi kesehatan jantung. Namun olahraga angkat beban juga berkedudukan walaupun secara tidak langsung. Sebab, olahraga angkat beban lebih mengutamakan faedah pada kekuatan rangka dan otot tubuh manusia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·