Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dicabutamp;nbsp;karena Diduga Pro Israel, Baliho Mulai Diturunkan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |11:10 WIB

Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur Dicabut karena Diduga Pro Israel, Baliho Mulai Diturunkan

Andrea Bocelli. (Foto: Instagram/@andreabocelliofficial)

JAKARTA - Izin konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, nan dijadwalkan berjalan di area Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dicabut polisi. Hal itu dilakukan setelah muncul penolakan dari beragam komponen masyarakat, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wakapolresta Magelang AKBP Bim Rekoaji mengatakan, pihaknya telah menyerahkan surat pencabutan rekomendasi aktivitas konser kepada panitia penyelenggara.

“Dari kami sendiri memang ada permohon perizinan untuk aktivitas tersebut. Tetapi per hari ini sudah kita cabut. Satu bendel pencabutan surat rekomendasi aktivitas konser Andrea Bocelli kepada panitia penyelenggara,” kata Bim dalam audiensi dengan Forum Bersama Rakyat dan Umat Islam di instansi Unit Taman Wisata Borobudur (TWB), dikutip Kamis (15/10/2026).

Pencabutan rekomendasi tersebut menyusul gelombang penolakan terhadap rencana konser Andrea Bocelli. Penolakan tidak hanya disuarakan MUI pusat, tetapi juga beragam komponen masyarakat nan menggelar tindakan hingga Selasa (13/10).

Selain mendesak pembatalan konser, penolakan juga berangkaian dengan rekam jejak Andrea Bocelli nan dinilai sejumlah pihak mempunyai keterkaitan dengan aktivitas nan mendukung Israel.

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mendesak pemerintah membatalkan rencana konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.

Sudarnoto menegaskan, pemerintah kudu konsisten menolak aktivitas nan melibatkan figur nan dinilai mendukung Zionisme. Menurutnya, sikap tersebut sejalan dengan prinsip Indonesia nan menentang kolonialisme dan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kali ini kembali saya mau menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli kudu dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan," ujar Sudarnoto dalam keterangannya.

Dia menyoroti keterlibatan Bocelli dalam aktivitas penggalangan biaya untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada 2010 serta konser nan digelar penyanyi tersebut di Tel Aviv pada 2022.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑