Israel Mulai Deportasi Relawan Flotilla, Sembilan WNI Dipulangkan via Turki

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Israel Mulai Deportasi Relawan Flotilla, Sembilan WNI Dipulangkan via Turki Tentara Israel menahan relawan Global Flotilla Sumud.(@itamarbengvir)

ISRAEL mulai mendeportasi ratusan aktivis dan relawan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) nan sebelumnya ditahan. Melalui pernyataan resminya, Kamis (21/5) malam WIB, GSF mengumumkan seluruh aktivis dan relawan nan berjumlah 428 orang mulai dibebaskan dan bakal dipulangkan ke negara masing-masing.

Lebih dari 50 kapal flotilla dicegat pasukan Israel saat berlayar menuju Gaza membawa support kemanusiaan. Operasi penghentian armada GSF itu selesai dilakukan pada Selasa malam waktu setempat.

"Biarlah ini menjadi pengingat tentang perihal nan dapat dicapai oleh mobilisasi dunia dan tekanan politik nan berkepanjangan serta argumen perjuangan ini kudu terus dilanjutkan hingga seluruh lebih dari 9.600 tahanan politik Palestina dibebaskan dan blokade serta pendudukan terlarangan berakhir," demikian pernyataan GSF.

Lembaga support norma Adalah menyebut sebagian besar aktivis nan ditahan dibawa menuju Bandara Ramon di Israel bagian selatan untuk proses deportasi. Sisanya dipulangkan melalui Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) juga mengonfirmasi sembilan WNI nan ikut ditahan militer Israel juga dibebaskan. Para WNI itu sebelumnya sempat ditahan di akomodasi Ktziot oleh otoritas Israel berbareng ratusan relawan internasional lain. Mereka dijadwalkan dipulangkan melalui Istanbul, Turki.

Penahanan para aktivis dan relawan tersebut sempat memicu kecaman internasional setelah beredar video perlakuan abdi negara Israel terhadap relawan flotilla. Banyak negara, termasuk Indonesia, mengecam tindakan Israel nan dianggap melanggar prinsip kemanusiaan dan norma internasional. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia