Drone kamikaze Iran(IISS)
PEMERINTAH Iran memperingatkan bahwa mereka tidak bakal ragu untuk membantu Libanon melawan “agresi ilegal” Israel terhadap negara tersebut.
“Kami telah menegaskan dan terus menegaskan bahwa gencatan senjata di Libanon merupakan bagian integral dari setiap gencatan senjata dan setiap kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat,” kata ahli bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, dalam konvensi pers nan dikutip instansi buletin IRNA, pada Senin (1/6).
Pernyataan tersebut disampaikan usai Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan militer untuk melancarkan serangan udara di ibu kota Libanon, Beirut, dalam eskalasi terbaru meskipun gencatan senjata di Libanon tetap berlaku.
Adapun ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari. Teheran membalas dengan serangan nan menargetkan Israel dan sekutu-sekutu AS di area Teluk, serta menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai bertindak pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan lanjutan di Islamabad kandas menghasilkan kesepakatan nan berkelanjutan.
Sejak itu, kedua pihak terus saling berganti proposal dalam upaya melanjutkan perundingan langsung dan mengakhiri konflik. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·