Integrasi Pasar Kripto dan Saham, Platform Aset Digital Luncurkan Fitur Tokenized Stocks

Sedang Trending 2 hari yang lalu
Integrasi Pasar Kripto dan Saham, Platform Aset Digital Luncurkan Fitur Tokenized Stocks Ilustrasi(Dok Istimewa)

TREN penemuan di industri aset digital dunia semakin mempererat integrasi antara pasar kripto dan pasar finansial tradisional. Salah satu platform bursa aset digital global, OKX, resmi meluncurkan produk Unified Tokenized Stocks, ialah jasa perdagangan nan menghadirkan eksposur nilai terhadap lebih dari 40 saham dan ETF terkemuka asal Amerika Serikat dalam corak token digital.

Produk nan mulai dibuka secara resmi pada pertengahan Juli 2026 ini menyasar pengguna di area Asia Tenggara, Asia Timur Laut, CIS, MENA, dan Turki. 

"Melalui fitur ini, penanammodal dapat mengakses pergerakan nilai aset-aset perusahaan teknologi besar seperti Apple (XAAPL), NVIDIA (XNVDA), Tesla (XTSLA), hingga indeks pasar S&P 500 (XSPY) nan dipasangkan dengan stablecoin USDT," tulis pihak OKX, dikutip Jumat (24/7/2026).

Inovasi utama nan ditawarkan dalam sistem ini adalah penggunaan skema single order book (satu kitab pesanan) untuk setiap underlying saham. Berbeda dari pendekatan konvensional nan kerap memecah likuiditas pasar berasas penerbit token nan berbeda, skema terpadu ini menyatukan seluruh jenis token ke dalam satu pasar tunggal guna menjaga tingkat likuiditas dan efisiensi eksekusi harga.

Pada tahap awal peluncurannya, instrumen ini didukung oleh penerbit xStocks dari Backed Assets dengan rasio persediaan 1:1. Pihak pengelola menegaskan bahwa instrumen tokenized ini hanya memberikan eksposur pergerakan nilai pasar (price exposure) dan tidak mewakili kepemilikan saham secara sah, sehingga pengguna tidak mempunyai kewenangan bunyi maupun kewenangan administratif pemegang saham perusahaan terkait.

Selain integrasi pasar, fitur ini menawarkan akses perdagangan 24 jam selama 7 hari penuh (24/7), termasuk pada akhir pekan di luar jam operasional bursa AS. Perhitungan nilai aset di luar jam bursa menggunakan referensi nilai penutupan terakhir nan disesuaikan dengan perkiraan nilai wajar pasar.

Layanan ini juga mengintegrasikan dompet aset digital pengguna, sehingga transaksi dapat dilakukan langsung dari akun mata uang digital tanpa memerlukan proses konversi mata duit fiat maupun pendaftaran akun agen terpisah. Selain itu, skema pengembalian kewenangan dividen diproses secara otomatis melalui reinvestasi pada tingkat penerbit nan langsung menambah nilai saldo token pengguna. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia