Anggie Ariesta
, Jurnalis-Rabu, 16 September 2026 |07:57 WIB

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap argumen pencopotan dirinya dari posisi Bendahara Negara. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA — Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap argumen pencopotan dirinya dari posisi Bendahara Negara. Ketika ditanya mengenai rumor pencopotan dirinya nan dikaitkan dengan langkah tegas pemerintah merombak ratusan pejabat pajak dan bea cukai, Purbaya membenarkan bahwa kebijakan tersebut menjadi salah satu pertimbangan.
Namun, dia menyebut keputusan pergantian menteri juga merupakan kewenangan prerogatif Presiden.
"Sebagian ada. (Sebagian lainnya) itu kan kewenangan prerogatif presiden, kita ikutin aja," kata Purbaya.
Purbaya mengaku mengetahui keputusan perombakan (reshuffle) kabinet secara mendadak saat menghadiri Rapat Kerja DPD RI pada Senin (14/9/2026) sore. Saat itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menelepon Purbaya dan menyampaikan keputusan tersebut.
"Pak Prasetyo (Mensesneg)," ujar Purbaya saat ditanya awak media mengenai sosok nan menelepon dirinya ketika berada di toilet Kompleks Parlemen Senayan.
44 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·