Ini Penampakan Kartu Pokemon Termahal di Dunia, Laku Terjual Rp278 M

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Dari Guinness World Records hingga debut WWE, Netflix hingga buletin nasional, kartu ini dan saya telah menempuh perjalanan lintas generasi. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Youtuber sekaligus pegulat Logan Paul menjual kartu Pokemon koleksinya seharga US$16,49 juta alias sekitar Rp278,3 miliar pada 17 Februari lampau (asumsi kurs saat itu Rp16.875/US$).
 (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Dari Guinness World Records hingga debut WWE, Netflix hingga buletin nasional, kartu ini dan saya telah menempuh perjalanan lintas generasi. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Logan Paul, nan juga menjadi bintang intermezo gulat WWE ini membeli kartu Pokemon langka seharga US$5,27 juta alias sekitar Rp89,67 juta lima tahun lalu. 
(Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Kartu Pikachu Illustrator PSA 10. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Ia mempunyai kartu Pikachu Illustrator nan sangat langka, di mana hanya ada 40 kartu tsrsebut di dunia, nan dibuat untuk kejuaraan ilustrasi Pokémon di akhir 90-an, tepatnya pada 1998 silam. Paul menjual kartu Pokemon langka tersebut melalui lelang Goldin Auctions, 16 Februari 2026 lalu. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Kartu Pikachu Illustrator PSA 10. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Beberapa saat kemudian, seorang pejabat Guinness World Records muncul di layar dan mengkonfirmasi bahwa Paul telah menjual kartu koleksi termahal nan pernah ada di lelang tersebut (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Kartu Pikachu Illustrator PSA 10. (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Kartu Pokemon Illustrator dianggap sebagai "cawan suci dari semua kartu Pokémon" dan kartu milik Paul adalah nan diinginkan semua orang lantaran nyaris sempurna, menjadikan satu-satunya kartu Illustrator nan dianggap sebagai kartu Grade 10 oleh lembaga otentikasi Professional Sport Authenticator (PSA) asal Amerika Serikat (AS). (Tangkapan layar instagram @loganpaul)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News