ilustrasi(Magnific)
MENYIMPAN nasi sisa di dalam kulkas kerap menjadi kebiasaan praktis bagi banyak rumah tangga. Namun, master keamanan pangan dan pedoman resmi Departemen Pertanian AS (USDA) mengingatkan bahwa nasi sisa hanya kondusif disimpan di dalam lemari es selama tiga hingga empat hari.
Penyimpanan nasi sisa nan melampaui pemisah waktu tersebut berisiko memicu kontaminasi kuman patogen Bacillus cereus nan dapat menyebabkan keracunan makanan serius.
Bahaya Bakteri Bacillus cereus
Bakteri Bacillus cereus secara alami terdapat pada beras mentah dan mempunyai spora nan sanggup memperkuat meski telah melalui proses perebusan hingga mendidih. Bakteri ini tidak mengubah warna, rasa, maupun aroma nasi secara langsung, sehingga susah dideteksi secara visual.
Trik Penyimpanan nan Benar
Berdasarkan pedoman medis dan keamanan pangan, berikut adalah langkah krusial dalam mengelola nasi sisa agar kondusif dikonsumsi:
- Batas Waktu Masuk Kulkas: Masukkan nasi sisa ke dalam wadah rapat udara dan simpan di lemari es maksimal satu jam setelah selesai dimasak. Jangan membiarkan nasi berada di suhu ruang terlalu lama.
- Ketentuan Pemanasan Ulang: Pastikan nasi dipanaskan kembali hingga mencapai suhu minimal 74°C untuk mematikan potensi bakteri.
- Prinsip Satu Kali Pemanasan: Nasi sisa nan sudah dipanaskan ulang tidak boleh didinginkan dan disimpan kembali ke dalam lemari es untuk kedua kalinya.
- Ciri Fisik Kerusakan Nasi: Segera buang nasi sisa jika teksturnya sudah mulai berlendir alias mengeluarkan aroma asam/tak biasa.
Menerapkan higiene pangan nan tepat di rumah tangga menjadi kunci utama untuk mencegah akibat gangguan pencernaan dan keracunan makanan akibat bakteri.
(Yahoohealth/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·