Infografis Pramono Anung Bereskan Proyek Mangkrak

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pernah bercerita, tidak dapat tidur dengan nyenyak akibat proyek pembangunan yang tidak kunjung rampung. Karena itu, Pramonon berkeinginan menyelesaikan proyek-proyek nan tak selesai di era kepemimpinan Gubernur sebelumnya.

Sejak resmi menjabat sebagai orang nomor satu di DKI Jakarta pada 20 Februari 2025, Pramono kerap menegaskan keinginannya menuntaskan beragam proyek strategis nan bertahun-tahun tertunda akibat persoalan norma maupun administrasi.

“Kebijakan-kebijakan gubernur nan lama, nan tidak selesai, bismillah saya selesaikan,” kata Pramono dalam aktivitas penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan Lemhannas, 28 Januari 2026.

Pramono tidak memulai dari nol. Dia menyadari proyek-proyek tersebut tidak bisa diselesaikan hanya dengan melanjutkan pembangunan fisik. Hambatan utamanya justru berada pada aspek hukum, administrasi, hingga status aset nan belum tuntas.

Pria nan berkawan disapa Pram ini mengungkap kunci di kembali penyelesaian dua proyek sempat mangkrak selama bertahun-tahun di Jakarta, ialah proyek monorel di Jalan HR Rasuna Said dan penataan lahan.

Dia memulai dengan membereskan persoalan hukumnya terlebih dahulu. Pram menggandeng sejumlah abdi negara penegak hukum, mulai dari Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk memberikan pendampingan norma dan memastikan setiap langkah mempunyai kepastian hukum.

Pendekatan tersebut mulai menunjukkan hasil. Sejumlah proyek nan selama bertahun-tahun tak kunjung bergerak sekarang memasuki babak baru. Ada nan sudah selesai ditata ulang, ada pula nan bersiap memasuki tahap pembangunan.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑