Indonesia Terbuka 2026: Singkirkan Taiwan, Ana/Trias Tantang Rachel/Febi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Singkirkan Taiwan, Ana/Trias Tantang Rachel/Febi Pebulu tangkis dobel putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berupaya mengembalikan kok ke arah dobel putri Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu pada babak 16 besar Indonesia Terbuka 2026, di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (02(MI/RAMDANI)

GANDA putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, sukses melangkah ke babak perempat final turnamen Indonesia Terbuka 2026. Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan unggulan ketujuh asal Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6), pasangan nan berkawan disapa Ana/Trias ini kudu berjuang ekstra keras melalui pertarungan tiga gim. Sempat tertinggal di gim pertama, mereka akhirnya menutup laga dengan skor 13-21, 21-17, dan 21-15.

Kemenangan ini sekaligus memastikan duel sesama wakil tuan rumah di babak delapan besar. Ana/Trias bakal menantang rekan sepelatihan mereka di Pelatnas Cipayung, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. 'Perang saudara' ini secara otomatis mengunci satu tiket babak semifinal bagi sektor dobel putri Indonesia.

Strategi Adaptasi dan Faktor Angin

Ana/Trias mengakui sempat kesulitan menemukan corak permainan terbaik di gim pembuka. Namun, kematangan strategi dan keahlian beradaptasi dengan kondisi lapangan Istora Senayan menjadi kunci kebangkitan mereka di dua gim berikutnya.

"Kita tadi sudah mempersiapkan dari kemarin mau bermain seperti apa untuk hari ini," ujar Ana seusai pertandingan. Ia menjelaskan bahwa menghadapi musuh dengan jenis permainan garang dan mengandalkan pukulan no-lob menuntut kejelian dalam memandang situasi lapangan.

Salah satu aspek teknis nan dimanfaatkan Ana/Trias adalah hembusan angin di dalam arena. "Kita belajar untuk memanfaatkan keadaan lantaran kondisi lapangan nan ada angin. Jadi kita kudu pintar-pintar cari celah agar mereka tidak dapat tempo dan pola permainan mereka tidak berkembang," tambahnya.

Pastikan Tiket Semifinal untuk Indonesia

Mengenai potensi laga melawan rekan senegara di perempat final, Ana mengaku memang mengharapkan skenario tersebut. Hal ini demi menjamin ada keterwakilan Indonesia di fase empat besar turnamen level BWF Super 1000 ini.

"Karena otomatis salah satu dari kita pasti ada nan masuk ke semifinal untuk Indonesia," tutur Ana dengan optimis.

Selain aspek teknis, Ana/Trias juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Terbuka 2026. Peningkatan fasilitas, mulai dari area pemain hingga atmosfer di dalam arena dengan penggunaan lampu LED, dinilai membikin turnamen tahun ini terasa lebih istimewa.

Dukungan penuh dari publik Istora Senayan juga menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi pasangan muda ini, terutama saat posisi tertinggal. "Menambah semangat. Terima kasih," ucap Trias singkat mengapresiasi riuhnya yel-yel suporter.

Kembali menembus babak perempat final di hadapan publik sendiri menjadi pelecut motivasi besar bagi Ana/Trias. Mereka berkeinginan tampil maksimal untuk memberikan hasil terbaik bagi Merah Putih di turnamen bergengsi ini. (I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia