Ribuan jamaah haji dari beragam negara melangkah pulang seusai melempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (28/5/2026)( ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd)
DIREKTORAT Jenderal Imigrasi menyiapkan jasa corridor gate untuk menyambut kepulangan jemaah haji Indonesia agar proses kehadiran melangkah lebih sigap dan tidak menimbulkan antrean panjang di bandara. Fasilitas tersebut mulai diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko mengatakan jasa corridor gate memungkinkan jemaah haji tidak perlu menjalani pemeriksaan keimigrasian konvensional maupun autogate lantaran info kehadiran telah diverifikasi sebelumnya.
“Kami siapkan corridor gate di dua lokasi. nan pertama di Bandara Soekarno-Hatta untuk jemaah asal Jakarta dan Lampung, serta di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, untuk jemaah asal Jawa Timur. Jadi para jemaah begitu sampai di bandara, bawa barang, bisa langsung pulang,” kata Hendarsam dalam keterangannya, Selasa (2/6).
Ia menjelaskan, akomodasi corridor gate di Bandara Soekarno-Hatta disiagakan di dua titik Terminal 2. Gate F1 digunakan untuk melayani kloter Jakarta-Lampung agar jemaah dapat langsung melanjutkan penerbangan domestik menuju Lampung dari area keberangkatan.
Sementara satu titik lainnya berada di area kehadiran Terminal 2 untuk melayani kloter Jakarta-Pondok Gede dan Jakarta-Bekasi. Ditjen Imigrasi juga menyiapkan sejumlah petugas dan mobile unit di setiap letak pelayanan.
Selain di Jakarta, jasa serupa diterapkan di Surabaya. Corridor gate nan sebelumnya berada di Terminal 2 Bandara Juanda sekarang dipindahkan ke Asrama Haji Sukolilo guna mendekatkan pelayanan kepada jemaah.
“Sistem di letak ini telah terhubung dengan jaringan keimigrasian nan didukung hubungan utama, jalur persediaan berbasis satelit, serta pengganti konektivitas lain agar pelayanan tetap melangkah optimal,” ujar Hendarsam.
Menurutnya, seluruh kesiapan jasa debarkasi haji di Bandara Soekarno-Hatta maupun sejumlah titik lainnya telah dipastikan siap beroperasi dari sisi petugas, akomodasi pemeriksaan, maupun sistem pendukung.
Hendarsam juga menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi jasa keimigrasian nan tetap mengedepankan aspek keamanan sekaligus kenyamanan bagi jemaah haji Indonesia.
“Harapan kami, proses kehadiran jemaah berjalan cepat, aman, dan nyaman sehingga bisa sigap kembali berkumpul berbareng family di rumah,” pungkasnya. (H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·