IHSG Pekan Ini: Volume Transaksi Melonjak 66 Persen

Sedang Trending 1 hari yang lalu
 Volume Transaksi Melonjak 66 Persen ilustrasi(Antara)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan keahlian perdagangan saham periode 20 hingga 24 Juli 2026 nan berhujung di area hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kenaikan tipis namun konsisten di tengah lonjakan signifikan pada volume dan nilai transaksi harian.

Berdasarkan info bursa, IHSG pekan ini mengalami penguatan sebesar 0,34%. Indeks ditutup pada level 6.196,430, meningkat dibandingkan posisi penutupan pekan sebelumnya nan berada di level 6.175,535.

Lonjakan Volume dan Nilai Transaksi

Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, mengungkapkan bahwa performa perdagangan pekan ini ditandai dengan peningkatan tajam pada rata-rata volume transaksi harian. Tercatat, volume transaksi melonjak 66,88% menjadi 43,68 miliar lembar saham dari 26,17 miliar lembar saham pada pekan lalu.

“Selanjutnya, rata-rata nilai transaksi harian Bursa meningkat sebesar 41,21% menjadi Rp19,76 triliun dari Rp13,99 triliun pada pekan sebelumnya,” ujar Kautsar dalam keterangan resminya, Sabtu (25/7).

Selain volume dan nilai, gelombang transaksi harian juga tumbuh 14,4% menjadi 2,67 juta kali transaksi. Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar BEI turut terkerek 1,13% dengan nilai mencapai Rp10.870 triliun.

Aksi Jual Investor Asing

Meski parameter pasar kebanyakan bergerak positif, penanammodal asing justru mencatatkan tindakan jual bersih (net sell). Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7), nilai jual bersih asing mencapai Rp1,36 triliun. Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, penanammodal asing telah membukukan nilai jual bersih sebesar Rp79,09 triliun.

Tabel: Ringkasan Perdagangan BEI (20-24 Juli 2026)

Indikator Pekan Lalu Pekan Ini Perubahan
IHSG 6.175,535 6.196,430 +0,34%
Rata-rata Volume (Miliar Lembar) 26,17 43,68 +66,88%
Rata-rata Nilai (Triliun Rp) 13,99 19,76 +41,21%
Kapitalisasi Pasar (Triliun Rp) 10.749 10.870 +1,13%

Kenaikan kapitalisasi pasar nan menembus nomor Rp10.870 triliun menunjukkan optimisme pasar domestik nan tetap terjaga meskipun tekanan jual dari penanammodal mancanegara tetap bersambung di pasar reguler. (E-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia