IHSG ditutup melemah 3,54% ke level 6.094,94 pada Kamis (21/5).(Dok. Antara)
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup merosot tajam pada perdagangan Kamis (21/5/). Pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif mengenai rencana kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis.
IHSG hari ini merosot 223,56 poin alias 3,54% ke posisi 6.094,94. Sejalan dengan itu, indeks golongan 45 saham unggulan (LQ45) juga terkoreksi 14,28 poin alias 2,26% ke level 616,40.
Fixed Income and Macro Strategist PT Mega Capital Indonesia, Lionel Priyadi, menjelaskan bahwa pasar bereaksi negatif terhadap rencana publikasi Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA). Aturan ini mencakup penunjukan BUMN sebagai eksportir tunggal untuk sejumlah komoditas strategis.
“Sentimen utama pelemahan IHSG datang dari rencana sentralisasi ekspor komoditas oleh BUMN ekspor nan dianggap bakal merugikan perusahaan maupun pemegang saham, sentimen negatif datang dari penanammodal domestik maupun asing,” ujar Lionel Priyadi di Jakarta, Kamis (21/5).
Selain itu, pelaku pasar menyoroti pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. PT DSI diproyeksikan memperkuat tata kelola ekspor komoditas seperti minyak kelapa sawit (CPO), batu bara, dan paduan besi (ferro alloy) guna mengatasi praktik underinvoicing nan merugikan negara.
Data Indeks Sektoral IDX-IC menunjukkan seluruh sebelas sektor terkoreksi. Sektor peralatan baku (basic materials) mencatat penurunan terdalam sebesar 6,96 persen, disusul sektor daya nan ambruk 6,74%, dan sektor peralatan konsumen non-primer turun 5,70%.
Perdagangan hari ini mencatatkan gelombang sebanyak 2.145.783 kali transaksi dengan volume 35,77 miliar lembar saham senilai Rp18,49 triliun. Sebanyak 663 saham melemah, 88 saham menguat, dan 69 saham stagnan.
Ringkasan Perdagangan IHSG (21 Mei 2026):
- Posisi Penutupan: 6.094,94 (-3,54%)
- Nilai Transaksi: Mata Uang Rupiah 18,49 Triliun
- Sektor Terlemah: Barang Baku (-6,96%) & Energi (-6,74%)
- Top Losers: BUKK, IRSX, ENRG, POLU, RAJA
Kondisi bursa regional Asia bergerak variatif. Indeks Nikkei menguat 3,10% dan Strait Times naik tipis 0,02%. Sebaliknya, indeks Shanghai melemah 2,04% dan Hang Seng turun 1,03%. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·