Ilustrasi(Dok spesial )
KOMPETISI Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026 resmi menuntaskan persaingan sekaligus melahirkan dua juara nan berkuasa melangkah ke putaran nasional Soccer League All-Stars 2025/2026.
Di kategori U-15, Cipta Cendikia Football Academy tampil sebagai penguasa klasemen akhir dengan raihan 90 poin. Adapun gelar juara U-18 menjadi milik Putri JP Jakarta nan mengoleksi 54 poin. Keberhasilan kedua tim tersebut semakin spesial lantaran diraih tanpa sekalipun menelan kekalahan sepanjang kejuaraan di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor, Jawa Barat.
Penutupan sekaligus penyerahan piala digelar pada Sabtu (6/6). Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, mengapresiasi turnamen usia muda tersebut nan tak hanya melahirkan juara tetapi menjadi sumber pencarian pemain masa depan bagi timnas putri Indonesia. Kompetisi nan berjenjang dan konsisten diharapkan memperluas talent pool sepak bola putri nasional.
Vivin menilai keberadaan Hydroplus Soccer League berkedudukan strategis dalam pengembangan sepak bola putri. Menurutnya, format kejuaraan liga memberi ruang bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas secara berkepanjangan melalui jam terbang nan cukup.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya Hydroplus Soccer League dan Djarum Foundation nan sudah mewujudkan program ini. Kompetisi unik putri tetap sangat jarang, dan ini dimulai dengan sangat baik," kata Vivin.
"Ajang seperti ini sangat berkorelasi dengan perkembangan sepak bola putri secara keseluruhan. Kami berambisi bisa menemukan talenta-talenta berbakat nan nantinya menjadi kontribusi besar bagi talent pool timnas putri Indonesia,” tambahnya.
Dia mengungkapkan sejumlah pemain nan tampil di kejuaraan tersebut sudah masuk dalam radar pemantauan federasi, apalagi beberapa di antaranya telah berasosiasi dengan timnas golongan usia.
“Sudah ada beberapa pemain nan kami monitor dan ada nan berasosiasi di timnas U-17. Harapannya semakin banyak pemain nan bisa kami rekrut, baik untuk timnas junior maupun senior. Liga seperti ini membangkitkan antusiasme sepak bola putri dan membuka kesempatan bagi pemain dari beragam wilayah untuk berkompetisi,” lanjutnya.
Jakarta menjadi regional terakhir nan menuntaskan rangkaian kejuaraan musim 2025/2026 setelah Surabaya, Bandung, dan Kudus. Program Director Hydroplus Soccer League, Teddy Tjahjono, menyebut kualitas permainan para peserta meningkat signifikan seiring rutinnya pertandingan nan digelar setiap pekan.
“Regional Jakarta mempunyai peserta terbanyak dibanding tiga regional lain, ialah 16 tim di kategori U-15 dan 10 tim di U-18. Dari sisi kualitas juga terlihat peningkatan nan sangat jauh dibanding pekan-pekan awal lantaran mereka terus bertanding dan berlatih secara rutin,” kata Teddy.
“Harapannya para atlet mendapatkan pengalaman kompetitif nan berjenjang sehingga talenta dan keahlian mereka bisa berkembang secara optimal,” ujar Teddy.
Cipta Cendikia Football Academy tampil sebagai juara kategori U-15 setelah mengoleksi 90 poin dan tidak terkalahkan sepanjang 30 pekan kompetisi. Adapun gelar juara U-18 direbut Putri JP Jakarta dengan raihan 54 poin tanpa sekali pun menelan kekalahan selama 18 pekan. Striker Cipta Cendikia, Albianca Raula, menjadi pencetak gol terbanyak kategori U-15 dengan koleksi 38 gol. Dia mengaku bangga bisa membawa timnya menjadi kampiun sekaligus menatap putaran nasional dengan optimistis.
“Senang sekali dan tidak menyangka bisa menjadi juara. Kunci kami adalah konsisten, percaya diri, dan selalu menjaga komunikasi tim. Semoga di All-Stars kelak kami bisa kembali meraih hasil terbaik,” ujarnya.
Selanjutnya, para juara regional bakal melanjutkan perjuangan pada Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 nan berjalan di Kudus pada 5-12 Juli mendatang. Selain itu, para pemain juga berkesempatan tampil di MilkLife Soccer Challenge All-Stars hingga Srikandi Merdeka Cup nan bakal diikuti sejumlah negara Asia.(E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·