Taufik Fajar
, Jurnalis-Selasa, 25 Agustus 2026 |19:32 WIB

Hunian TOD Stasiun Manggarai (Foto: Okezone)
JAKARTA – Hunian vertikal terjangkau mulai dikembangkan di area Transit Oriented Development (TOD) Manggarai, Jakarta. Masyarakat nantinya dapat memanfaatkan skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor hingga 40 tahun dan suku kembang 6% tetap hingga lunas.
Skema pembiayaan tersebut disiapkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) seiring dimulainya pembangunan Hunian Manggarai nan dikembangkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Properti. Proyek ini direncanakan mempunyai 3.784 unit kediaman nan tersebar di delapan tower dan terintegrasi dengan salah satu simpul transportasi publik utama di Jakarta.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, tenor panjang tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses masyarakat terhadap kediaman di tengah kota dengan angsuran nan lebih terjangkau. Suku kembang juga dipastikan tetap selama masa kredit.
“Memang mandat kita mengurus rumah rakyat. Skema KPR-nya ini kita coba nan 40 tahun dengan kembang 6% sampai lunas. Jadi bunganya tidak bakal berubah,” ujar Nixon di sela groundbreaking Hunian Manggarai.
Harga di Bawah Rp600 Juta
Pada momentum groundbreaking, BTN dan PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) turut menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Hunian Manggarai. PKS tersebut ditandatangani Nixon berbareng Direktur Utama KAI Properti Mohamad Ramdany sebagai kelanjutan dari kerjasama nan sebelumnya telah dirintis melalui Nota Kesepahaman.
Kerja sama meliputi pengembangan skema pembiayaan, penyediaan jasa perbankan dan transaksi, pemasaran bersama, hingga support akses pembiayaan bagi calon konsumen. BTN juga menyiapkan balé by BTN sebagai salah satu kanal untuk pendaftaran minat dan pembayaran Nomor Urut Pemesanan (NUP) Hunian Manggarai.
Menurut Nixon, salah satu daya tarik proyek tersebut adalah lokasinya nan berada di pusat Jakarta dan dekat dengan beragam moda transportasi publik. BTN juga berupaya menjaga nilai kediaman tetap berada di bawah Rp600 juta.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·