Honda Bakal Pamit dari Korea Selatan Akhir 2026 Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Logo Honda Foto: REUTERS/Brendan McDermid

Honda Motor Corporation tetap didera persoalan upaya globalnya, terbaru pabrikan mengumumkan pemberhentian operasi penjualan di Korea Selatan. Ini mencakup seluruh produk roda empat mereka.

Dalam siaran resmi perusahaan nan terbit pada akhir April kemarin, Honda membeberkan argumen perubahan lingkungan di pasar otomotif bumi serta Korea Selatan. Keputusan itu diakui sebagai hasil dari pertimbangan matang nan dilewati secara panjang.

"Dari perspektif pemusatan sumber daya perusahaan untuk memperkuat daya saing jangka menengah hingga panjang, Honda memutuskan untuk menghentikan operasi penjualan mobilnya di Korea Selatan," tulis jenama Jepang itu.

Satu sisi pabrikan menyatakan komitmen menjaga jasa purna jual untuk pengguna mereka di Negeri Ginseng tersebut. Ini mencakup perawatan berkala kendaraan pemilik, support garansi, hingga kesiapan suku cadang.

CEO Honda Toshihiro Mibe di Japan Mobility Show 2025. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Honda sekarang mengarahkan konsentrasi seluruh bisnisnya di produk sepeda motor, nan mana selama ini menjadi pedoman kekuatan pabrikan di Korea Selatan. Ini terlihat dari lini nan ditawarkan saat ini, 6 model roda dua dan hanya 2 model mobil.

Model-model roda dua nan dipasarkan di Korea Selatan meliputi Honda PCX 125, Super Cub, Forza 350, ADV 350, Forza 750, dan CBR600RR. Sedangkan untuk pilihan mobil tersisa Honda Accord dan CR-V.

Honda Korea Corporation berdiri sejak Oktober 2001, kala itu model upaya nan dijalankan adalah pemasaran sepeda motor mulai Mei 2002. Sedikit menjawab nama perusahaan sebelumnya ialah Honda Motorcycle Korea dan akhirnya menjual mobil pada Mei 2004.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan