Harry Styles(AFP/Ben Stansall)
PENYANYI pop dunia, Harry Styles, resmi mencatatkan namanya dalam sejarah musik dengan meraih Guinness World Record untuk lama konser terlama di Stadion Wembley. Pencapaian ini diraih setelah Styles menyelesaikan rangkaian 12 pagelaran nan seluruh tiketnya terjual lenyap (sold-out).
Penyanyi berumur 32 tahun tersebut memecahkan rekor resmi untuk residensi musisi terlama di venue ikonik tersebut dalam satu rangkaian tur. Styles sukses melampaui rekor sebelumnya nan dipegang Coldplay dengan 10 malam pagelaran pada 2025.
Ajudikator Guinness World Records, Will Munford, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari skala dan akibat kultural dari penampilan langsung Styles.
"Rangkaian 12 tanggal nan memecahkan rekor ini adalah bukti ambisi dan hubungan luar biasa nan dia miliki dengan para penggemarnya," ujarnya.
Data Rekor Residensi Stadion Wembley
| Harry Styles | 12 Malam | 2026 |
| Coldplay | 10 Malam | 2025 |
| Taylor Swift | 8 Malam | 2024 |
Momen Emosional dan Penghormatan untuk One Direction
Dalam konser penutup nan dihadiri sekitar 80.000 orang pada Sabtu (4/7), Styles sempat berakhir sejenak untuk merefleksikan perjalanan kariernya.
Ia memberikan penghormatan emosional kepada rekan-rekannya di One Direction, grup nan membesarkan namanya 16 tahun lampau di letak nan sama saat syuting The X Factor.
"Saya tidak bakal berada di panggung ini jika bukan lantaran empat kawan saya nan menjadi bagian besar dari perjalanan ini," kata Styles.
Ia secara unik menyebut nama Niall Horan, Louis Tomlinson, Zayn Malik, dan mendiang Liam Payne, nan meninggal bumi pada 2024.
Styles mengungkapkan bahwa setiap kali dia kembali ke Wembley, dia selalu dibanjiri kenangan masa lalu. Sebagai corak apresiasi, pihak Stadion Wembley juga telah meresmikan spanduk peringatan untuk menandai rekor berhistoris ini.
Kesuksesan Tur Together, Together
Rangkaian konser di London ini merupakan bagian dari tur Together, Together yang dimulai pada 12 Juni. Awalnya, Styles hanya dijadwalkan tampil selama enam malam, namun lama tersebut diperpanjang menjadi dua kali lipat lantaran tingginya permintaan penggemar.
Sejak meluncurkan pekerjaan solonya pada 2017, Styles telah mengumpulkan beragam penghargaan bergengsi, termasuk enam Brit Awards dan tiga Grammy Awards. Album studio keempatnya, Kiss All The Time. Disco, Occasionally, nan dirilis Januari lalu, semakin memperkuat posisinya di industri musik global.
Setelah menyelesaikan leg London, Harry Styles dijadwalkan melanjutkan turnya ke Brasil, Meksiko, dan Amerika Serikat, sebelum akhirnya ditutup di Australia pada Desember mendatang. (bbc/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·