Hari Kedua Operasi SAR, Rombongan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda belum Ditemukan

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Hari Kedua Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda tetap Nihil Ilustrasi(Antara)

UPAYA pencarian terhadap rombongan jurnalis nan dilaporkan lenyap kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, belum membuahkan hasil hingga memasuki hari kedua operasi SAR. Tim SAR campuran nan terdiri dari unsur TNI, Polri, dan Basarnas Banten terus memaksimalkan penyisiran di area tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyatakan bahwa operasi pada Rabu (9/9) dilakukan dengan memperluas area penyisiran serta mengoptimalkan seluruh sarana nan tersedia.

"Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur nan terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang nan tetap dalam pencarian," ujar Al Amrad di Pandeglang.

Perluasan Sektor Pencarian

Dalam operasi hari kedua, tim membagi kekuatan ke beberapa titik strategis. KN SAR Tetuka 247 melakukan penyisiran di Sektor 2 dengan jarak tempuh 68,3 nautical mile (NM), sementara KAL Anyer menyisir area nan sama dengan total jarak 69,5 NM.

Pencarian juga diperkuat oleh RIB 02 dan RIB 03 Lampung di Sektor 1 dengan jarak 67 NM, mencakup pemantauan visual di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga area Krakatau. Sementara itu, RIB 02 Banten menyisir sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang. KP Sanjaya, KRI Leuser, dan KRI Lepu juga dikerahkan di sektor-sektor nan telah ditentukan.

Tantangan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Petugas SAR telah menyisir area sekitar Gunung Anak Krakatau hingga Rakata Besar. Namun, hingga pukul 17.07 WIB, belum ditemukan petunjuk keberadaan kapal maupun korban. Selain luasnya medan, tim menghadapi tantangan aktivitas vulkanik.

"Selama proses pencarian, Gunung Anak Krakatau terpantau mengeluarkan material debu vulkanik nan cukup tebal," ungkap Al Amrad.

Daftar Korban Hilang

Hingga saat ini, sebanyak delapan orang dilaporkan tetap lenyap dalam kejadian kecelakaan speed boat tersebut. Berikut adalah identitas para korban:

  • Warta (55, Kapten Kapal)
  • Surakman (60, ABK)
  • Heriyanto (49, Pemandu)
  • M Bagus Khoirunnas (Jurnalis ANTARA)
  • Ari Basuki (Jurnalis Merdeka)
  • Yudhis (Jurnalis iNews)
  • Daus (Jurnalis Anadolu)
  • Donal (Jurnalis Lepas)

Armada dan Kondisi Cuaca

Operasi besar-besaran ini melibatkan sinergi dari Kantor SAR Banten dan Lampung, USS Pandeglang, USS Merak, BPBD, KSOP, TNI, Polri, hingga nelayan setempat. Teknologi drone thermal juga dikerahkan untuk membantu pemantauan dari udara.

Terkait kondisi alam, cuaca di wilayah pencarian dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sekitar 14 knot, sementara tinggi gelombang terpantau relatif kondusif berkisar antara 0,4 hingga 1 meter. (Ant/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia