Harga pangan nasional secara rata-rata hari ini, Senin (6/7) mengalami kenaikan. Beberapa persentase kenaikan nan tinggi salah satunya terjadi pada cabai rawit merah.
Berdasarkan info dari panel nilai PIHPS Bank Indonesia, rata-rata nilai cabe rawit merah secara nasional naik 22,78 persen menjadi Rp 80.050 per kg dibanding posisi nilai pada 3 Juli lalu.
Selain itu, nilai cabe merah keriting secara rata-rata nasional juga naik 17,11 persen ke posisi Rp 61.250 per kg dalam kurun waktu nan sama. Sementara nilai cabe rawit hijau ada pada posisi Rp 56.900 per kg alias naik 12,45 persen, dan cabe merah besar Rp 63.600 per kg alias naik 22,07 persen.
Untuk beras, nilai beras kualitas bawah I berada pada posisi Rp 16.400 per kg alias naik 11,56 persen. Sementara itu, beras bawah kualitas II ada pada nomor Rp 16.450 alias naik 13,45 persen. Untuk beras medium, nilai beras medium kualitas I ada pada posisi Rp 17.600 per kg alias naik Rp 7,65 persen dan nilai beras medium kualitas II ada pada nomor Rp 18.000 per kg alias naik 11,8 persen.
Untuk daging, nilai daging ayam ras segar berada pada posisi Rp 42.350 per kg alias naik 14,61 persen. Sementara itu daging sapi kualitas I berada pada Rp 150.850 per kg alias naik 0,53 persen dan daging sapi kualitas II ada pada Rp 145.000 per kg alias naik 2,87 persen.
Untuk nilai minyak goreng curah, nilai rata-rata nasionalnya ada pada nomor Rp 21.700 per kg alias naik 5,6 persen.
Sedangkan untuk telur ayam ras, harganya juga turut mengalami kenaikan. Per hari ini nilai telur ayam ras secara rata-rata nasional berada pada nomor Rp 32.200 per kg alias sudah mengalami kenaikan sebesar 9,34 persen.
Adapun seluruh nilai di atas merupakan kalkulasi rata-rata dari seluh provinsi di Indonesia berasas nilai nan dijual pada pasar tradisional.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·