Harga Batu Bara Acuan RI Awal Mei Kompak Naik, Tembus US$ 106,57/Ton

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode pertama Mei 2026.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 179 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu Bara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Mei Tahun 2026.

Di dalam patokan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berasas 4 kategori. Bila dibandingkan dengan HBA pada periode kedua April 2026 lalu, keempat kategori batu bara mengalami kenaikan nilai pada periode pertama Mei 2026.

"Penguatan nilai batu bara ini mencerminkan tetap solidnya kebutuhan daya global, khususnya dari negara-negara Asia, meskipun transisi daya terus berlangsung," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan IG @ditjenminerba, dikutip Selasa (5/5/2026).

Berikut daftar HBA periode pertama bulan Mei 2026:

Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 106,57 per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan April 2026 sebesar US$ 103,43 per ton.

Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode pertama bulan Mei 2026 ditetapkan sebesar US$ 79,56 per ton. Angka ini mengalami kenaikan andaikan dibandingkan dengan nilai periode kedua bulan April 2026 sebesar US$ 77,71 per ton.

Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode pertama bulan Mei 2026 ialah US$ 55,66 per ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan HBA periode kedua bulan April 2026 nan berada di level US$ 52,84 per ton.

Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode pertama bulan Mei 2026 ditetapkan sebesar US$ 38,76 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode kedua bulan April 2026 nan berada di level US$ 38,30 per ton.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News