Gus Ipul Apresiasi Wartawan di Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026

Sedang Trending 55 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Sosial menyelenggarakan Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Ajang ini digelar sebagai corak apresiasi terhadap para insan media nan mengabarkan kisah Sekolah Rakyat dari beragam penjuru negeri.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para wartawan nan konsisten memberitakan dan mengawal beragam program sosial pemerintah, khususnya Sekolah Rakyat.

Gus Ipul menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pers sebagai dua pilar nan sama-sama mempunyai tanggung jawab menjaga martabat manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah bekerja melalui kebijakan, sementara wartawan bekerja melalui fakta. Wartawan bukan sekadar menyampaikan berita, melainkan mata nan membantu memandang mereka nan terabaikan, telinga nan mendengar mereka nan tak terdengar, dan bunyi bagi mereka nan selama ini tak bersuara," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Minggu (18/10/2026).

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri aktivitas Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat di SRT 1 Bekasi, Jawa Barat, kemarin.

Lomba karya jurnalistik dengan tema Sekolah Rakyat Memuliakan 'The Invisible People' ini pun menjadi ruang partisipasi dan ekspresi bagi wartawan untuk mengabarkan kisah-kisah dari Sekolah Rakyat dalam corak tulisan, buletin foto, dan video.

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Sekretaris Jenderal Kemensos M. Hasan Chabibie, jejeran Kementerian Sosial (Kemensos), dan siswa Sekolah Rakyat, serta insan pers.

Gus Ipul mengatakan kontribusi wartawan sangat krusial dalam penyelenggaraan program Sekolah Rakyat nan digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan dan pemberdayaan orang tua siswa.

Tanpa berita baik nan disampaikan ke publik, kisah-kisah perjuangan para siswa, orang tua, tenaga pendidik, guru, kepala sekolah, dan pemerintah dalam mendidik dan mengentaskan kemiskinan tak bakal mendapat perhatian serta support luas dari masyarakat.

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis berbasis petunjuk Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Hingga tahun 2026, tercatat 182 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia nan menampung lebih dari 44 ribu siswa dari family kurang mampu.

"Kita patut berterima kasih salah satu pendapat besar Presiden, ialah Sekolah Rakyat, mulai menunjukkan hasil nan menggembirakan," kata Gus Ipul.

Menurutnya, keberhasilan Sekolah Rakyat merupakan tanggung jawab berbareng nan memerlukan dukungan, masukan, pengawasan, serta kepedulian dari segenap komponen masyarakat.

Peran media massa turut menjadi perhatian utama. Hal itu lantaran menjadi salah satu kekuatan krusial untuk menyebarluaskan upaya pemerintah untuk mewujudkan petunjuk UUD 1945 demi pemenuhan hak-hak fakir miskin dan anak-anak terlantar oleh negara.

Sementara itu, Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) turut mengapresiasi Sekolah Rakyat sebagai model pendidikan berasrama nan mapan. Anaknya disekolahkan dan orangtuanya diberdayakan.

Ia menilai Sekolah Rakyat menjadi corak nyata kepedulian negara kepada masyarakat miskin alias the invisible people nan sebelumnya sering tidak terjangkau oleh kebijakan.

"Setiap rupiah APBN kita kudu mendorong pemberdayaan. Melalui politik anggaran pemberdayaan dan kerjasama dengan media, kita optimistis dapat melahirkan manusia Indonesia nan kuat, berdaya, dan mandiri," ujar Cak Imin.

Sebelum gelaran malam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026, tim juri telah melakukan penilaian terhadap karya para wartawan nan mengikuti perlombaan pada bulan Juni lampau dan terpilih 10 nominasi karya tulis, 5 nominasi karya foto, dan 5 nominasi karya video, sebagai berikut:

A. Kategori Jurnalistik Media Cetak dan Online

1. Mohammad Iqbal Shukri (Tribun Jateng)

2. Dini Suciatiningrum (IDN Times)

3. Erwin Prasetio (Sinar Perbatasan)

4. Puji Purwanto (Suara Merdeka Purbalingga)

5. Acep Nazmudin (Kompas.com)

6. Vina Oktavia (Kompas.id)

7. Stefy Thenu (Viva Jogja)

8. Vina Oktavia (Kompas.id)

9. Sigiranus Marutho Bere (Kompas.com)

10. Septian Bima Bagaskara (Detik Jabar)

B. Kategori Jurnalistik Foto

1. Wahyu Budiyanto (BlokBojonegoro.com)

2. Muhammad Iqbal (LKBN ANTARA)

3. Muhammad Bagus Khoirunas (LKBN ANTARA)

4. Andry Denisah (ANTARA Sultra)

5. Priyombodo (Kompas.id)

C. Kategori Jurnalistik Video

1. Amita Putri Caesaria (ANTARA TV)

2. Dwi Nur Oktaviani (DAAI TV)

3. Radifan Setiawan (Tribunnews)

4. Crypto Hermawan (TVRI Jakarta)

5. Sherly Zulkarnaen (TVRI Sumbar)

Dari hasil penilaian para juri terhadap para nominator di atas, berikut daftar pemenang Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026:

A. Kategori Jurnalistik Media Cetak dan Online

Juara 1: Mohammad Iqbal Shukri (Tribun Jateng) dengan titel karya Menjemput Masa Depan nan Hampir Hilang

Juara 2: Sigiranus Marutho Bere (Kompas.com) dengan titel karya Memutus Rantai Kemiskinan Ekstrem dari Tanah Karang

Juara 3: Dini Suciatiningrum (IDN Times) dengan titel karya Memuliakan nan Tak Terlihat, Kisah Haru Nenah di Sekolah Rakyat

Harapan 1: Stefy Thenu Jurnalis (Viva Jogja) dengan titel karya Ikhtiar Memupus Kebodohan, Jalan Memutus Rantai Kemiskinan

Harapan 2: Vina Oktavia (Kompas.id) dengan titel karya Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak-anak dari Keluarga Kurang Mampu "Naik Kelas"

Harapan 3: Erwin Prasetio (Sinar Perbatasan) dengan titel Sekolah Rakyat Memuliakan, Menyalakan Kembali Mimpi Anak-Anak Perbatasan

B. Kategori Jurnalistik Foto

Juara 1: Wahyu Budiyanto (BlokBojonegoro.com) dengan titel karya Cetak Generasi Hebat Lewat Penguatan Karakter dan Digitalisasi di SRMA 36 Bojonegoro

Juara 2: Andry Denisah (ANTARA Sultra) dengan titel karya Kemensos Luluskan Siswa Sekolah Rakyat di Tahun Pertama

Juara 3: Muhammad Iqbal (ANTARA Foto) dengan titel karya Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat

C. Kategori Jurnalistik Video

Juara 1: Crypto Hermawan (TVRI Jakarta) dengan titel karya Pijar Masa Depan Sekolah

Juara 2: Amita Putri (ANTARA TV) dengan titel karya Menyalakan Asa (Seri Sekolah Rakyat Bagian 1, 2, & 3)

Juara 3: Dwi Nur Oktaviani (DAAI TV) dengan titel karya Pendidikan Untuk Agis

Selain kategori-kategori di atas, Gus Ipul secara unik juga menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement sebagai penghormatan atas dedikasi, konsistensi, dan kontribusi luar biasa nan telah diberikan dalam bumi jurnalistik kepada M. Bagus Khoirunnas. Pewarta foto ANTARA tersebut lenyap kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Banten pada Senin (7/9). Selain itu, Gus Ipul juga memberikan penghargaan ke Forum Wartawan Sosial (Forwasos).

Malam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 tak hanya menjadi panggung bagi insan media, namun juga arena siswa Sekolah Rakyat unjuk talenta dan prestasi.

Di depan ribuan penonton, peserta tampil penuh percaya diri menunjukkan talenta dan kemampuannya. Mulai dari menari, membaca puisi, paduan suara, dan lain sebagainya.

Di tengah aktivitas para siswa dan seluruh tamu undangan juga memberikan ucapan selamat hari ulang tahun dan angan berbareng untuk kesehatan dan kesuksesan Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai informasi, aktivitas tersebut turut dihadiri oleh Sekjen Kemensos M Hasan Chabibie, Staf Ahli Menteri Afrizon Tanjung, Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, Stafsus Menteri Ishaq Zubaedi Raqib, Stafsus Menteri Fathurohman Taufiq, Tenaga Ahli Menteri Galih Hidayatullah, Tenaga Ahli Menteri Agustinus Budi, Tenaga Ahli Menteri Fajar WH, Kabiro Humas Devi Deliani, serta para tamu undangan.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑