Guru PPPK Berpeluang Diangkat Jadi PNS, DPR Dorong Wilayah 3T Jadi Prioritas

Sedang Trending 56 menit yang lalu

Guru PPPK Berpeluang Diangkat Jadi PNS, DPR Dorong Wilayah 3T Jadi Prioritas

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Stevano Rizki Adranacus

JAKARTA - Komisi X DPR RI mendorong agar kebijakan pengangkatan pembimbing Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) memprioritaskan tenaga pendidik nan mengabdi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Stevano Rizki Adranacus mengatakan, pembimbing PPPK telah memberikan kontribusi besar dalam menjalankan tugas pendidikan di beragam daerah.

Menurutnya, kesempatan pengangkatan menjadi PNS dapat menjadi corak penghargaan sekaligus memberikan kepastian terhadap status dan kesejahteraan para guru.

"Kami mengapresiasi Pemerintah Pusat nan telah mendengar aspirasi masyarakat, khususnya mengenai nasib para pembimbing PPPK. Mereka telah mengabdi dan menjadi bagian krusial dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Stevano kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Legislator PDI Perjuangan dari Nusa Tenggara Timur (NTT) itu mengatakan kebijakan pengangkatan pembimbing PPPK menjadi PNS tidak cukup hanya mempertimbangkan aspek administratif. Pemerintah juga perlu memandang kondisi wilayah dan kebutuhan tenaga pendidik di wilayah nan selama ini mengalami keterbatasan sumber daya.

Menurut Stevano, wilayah 3T kudu mendapatkan perhatian unik lantaran menghadapi tantangan pemerataan pendidikan nan lebih besar, mulai dari kondisi geografis hingga keterbatasan akomodasi pendidikan.

"Daerah 3T kudu menjadi prioritas. Guru nan mengabdi di wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan keterbatasan akomodasi memerlukan kepastian serta perhatian dari pemerintah," ujarnya.

Stevano juga secara unik mendorong agar Provinsi NTT mendapatkan perhatian dalam kebijakan tersebut. Dia menilai karakter geografis NTT dan tantangan pemerataan pendidikan di wilayah tersebut memerlukan kebijakan afirmatif dari pemerintah pusat.

"Secara khusus, saya mendorong agar NTT mendapat perhatian dalam kebijakan ini. Para pembimbing di NTT telah mengabdi di tengah beragam keterbatasan. Mereka layak mendapatkan kepastian dan penghargaan atas pengabdian tersebut," tegas Stevano.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com