Petugas pemadam kebakaran dan wartawan bekerja di lokasi usai serangan pesawat tak berawak Rusia merusak sebuah terminal logistik di Kota Dnipro, Ukraina tengah, Minggu (31/5/2026). Serangan tersebut memicu kebakaran di salah satu penyimpanan penyimpanan, menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy melalui unggahan di Telegram. (REUTERS/Stringer)
Tim penyelamat dan petugas darurat bekerja di letak terminal milik Nova Post setelah kebakaran terjadi akibat ledakan nan dipicu oleh serangan drone. (Press service of the State Emergency Service of Ukraine in Dnipropetrovsk region/Handout via REUTERS)
Pihak berkuasa setempat menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, kerusakan dilaporkan terjadi pada akomodasi logistik nan menjadi salah satu pusat pengedaran peralatan di wilayah tersebut, dilansir Reuters. (REUTERS/Stringer)
Seorang operator forklift berjulukan Oleksandr mengatakan sirene peringatan serangan udara sempat bersuara sebelum sebuah drone menghantam terminal. “Ada sirine serangan udara nan bersuara di luar. Sebuah drone terbang ke terminal dan meledak,” ujarnya. (REUTERS/Stringer)
Sementara itu, seorang petugas keamanan menjelaskan bahwa penyimpanan nan terbakar menyimpan beragam peralatan rumah tangga, termasuk bahan kimia dan produk kertas. Hingga kini, otoritas Ukraina tetap melakukan pendataan kerusakan serta penyelidikan lebih lanjut mengenai akibat serangan tersebut. (REUTERS/Stringer)
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·