Acara deklarasi dan pengukuhan kepengurusan Gerakan Prabowo Indonesia Maju (GPIM) di Buperta Cibubur, Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/6) .(Ist)
GERAKAN Prabowo Indonesia Maju (GPIM) resmi menggelar deklarasi dan pengukuhan kepengurusan di Auditorium Cut Nyak Dien, Buperta Cibubur, Depok, Jawa Barat, Sabtu (20/6).
Momentum ini menjadi gong pembuka bagi ribuan relawan di seluruh Indonesia untuk merapatkan barisan, bergerak di akar rumput, dan memastikan keberlanjutan kepemimpinan nasional.
Ketua Umum GPIM Abi Aries Faturrahman, menegaskan bahwa GPIM lahir bukan hanya untuk mengawal jalannya pemerintahan saat ini, tetapi secara terbuka menjadi mesin penggerak awal untuk memenangkan kembali Prabowo Subianto pada Pemilu 2029.
"GPIM mempunyai buahpikiran utama sebagai wadah sosial nan konsentrasi pada pengabdian masyarakat. Selain menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, GPIM juga berdiri kokoh sebagai motor penggerak utama untuk mengawal dan menyukseskan visi-misi Presiden Prabowo langsung di tengah rakyat. Perjuangan menuju 2029 sudah dimulai hari ini melalui kerja-kerja nyata di lapangan," tegas Abi.
EKSEKUSI PROGRAM BERDAMPAK LANGSUNG
Sekretaris Jenderal GPIM, Agung Subiyakto, memaparkan secara teknis mengenai peta jalan gerakan. Pihaknya bakal langsung mengeksekusi program kemasyarakatan nan berakibat langsung di lapangan.
"Pascapengukuhan hari ini, seluruh simpul relawan langsung bergerak di lapangan. Fokus kami adalah mengamplifikasi program strategis nasional seperti makan bergizi cuma-cuma (MBG), di mana kami mereplikasinya lewat program berdikari relawan nan kami sebut 'makan bowo gratis'. Selain itu, kami juga langsung mengeksekusi rumor pengelolaan sampah dan lingkungan melalui program 'kusajikan cuan' (kumpulan sampah jadi cuan), serta berfokus penuh pada rumor kesehatan masyarakat," ujar Agung.
Langkah taktis ini diperkuat oleh Dewan Pertimbangan GPIM, Mayjen (Purn) Subandono Bambang Indrasto. Ia menyoroti pentingnya peran relawan dalam membentengi ruang digital dari distorsi info mengenai keahlian pemerintah.
"Dalam era digital ini, pergerakan beragam rumor dan narasi nan tidak sesuai kebenaran di lapangan sangat masif bertebaran. Tugas utama kita sebagai relawan adalah meluruskan info tersebut dan memberikan pandangan nan utuh kepada masyarakat tentang program nan baik serta niat nan baik dari Presiden Prabowo demi kemajuan bangsa," ungkap Subandono.
Membawa tema besar Solid, Loyal, dan Siap Mengawal Indonesia Maju, di bawah pengarahan Dewan Pembina Mohammad Arfan, GPIM memosisikan diri sebagai organisasi relawan modern. Mereka memadukan loyalitas politik tanpa pemisah dengan tindakan sosial kemasyarakatan nan terukur.
Sebagai corak rasa syukur atas kelancaran konsolidasi awal ini, seluruh rangkaian aktivitas ditutup dengan khidmat melalui angan berbareng dan santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Faturrahman. (P-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·