Gelombang tinggi di pantai selatan Kabupaten Gunungkidul merusak puluhan perahu nelayan. Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono, mengatakan berasas info terkini ada 22 perahu nan rusak.
"Total ada 22 perahu terdampak," kata Marjono kepada wartawan, Selasa (11/8).
Rinciannya di Pantai Baron empat perahu rusak berat dan tujuh perahu rusak ringan.
Lalu di Pantai Gesing empat perahu rusak berat, dua perahu tenggelam di dermaga, dan lima perahu rusak ringan.
"Selain itu jembatan penghubung Pantai Buluk dan Krakal putus," ujarnya.
Marjono mengatakan berasas prediksi BMKG gelombang tinggi bakal berjalan sampai 15 Agustus.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, menjelaskan ada juga jembatan nan putus. Jempatan itu adalah swadaya masyarakat.
Dia mengatakan berjamu ke pantai tetap kondusif asal mengikuti imbauan petugas.
"Masih kondusif asal mengikuti imbauan petugas di lapangan," ujar Suris.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I Pantai Wediombo, Sunu Handoko Bayu Sagara, menuturkan gelombang tinggi juga sampai ke warung-warung penduduk di pinggir pantai.
"Satu warung mini pinggir pantai rusak ringan. Lokasi di Pantai Jungwok," kata Sunu.
Informasi soal potensi gelombang tinggi ini sudah disampaikan ke pedagang. Sehingga mereka sudah mengungsikan dagangan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·