Tim Okezone
, Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |09:23 WIB

Diskusi publik “Membongkar Mafia Oligarki di Jalan Tol Era Jokowi” di Sofyan Hotel Cut Meutia, Menteng, Jakarta (Foto: Dok)
JAKARTA – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengungkapkan temuan mengenai biaya bangunan proyek Jalan Tol Harbour Road II (Ancol Timur–Pluit) nan bengkak dari Rp6,8 triliun menjadi Rp8,4 triliun.
Dia menilai bengkaknya biaya bangunan proyek jalan tol nan dimiliki Jusuf Hamka namalain Babah Alun melalui PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) tersebut perlu ditelusuri abdi negara penegak hukum. Pasalnya, nomor tersebut dalam penelusurannya tidak dievaluasi oleh pemerintah maupun Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).
Diketahui, Jalan Tol Harbour Road II merupakan proyek jalan tol layang (elevated) nan dikembangkan oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), dengan panjang sekitar 9,6 km-9,7 km.
Dalam obrolan berjudul “Membongkar Mafia Oligarki di Jalan Tol Era Jokowi” di Hotel Sofyan Cut Meutia, Menteng, Jakarta, Senin (12/10/2026), Uchok mempertanyakan dasar kenaikan anggaran itu.
Dia menyebut biaya bangunan proyek tersebut awalnya direncanakan sebesar Rp6,8 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp7 triliun sebelum akhirnya mencapai Rp8,4 triliun.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·