Fosil nan diduga gajah purba mammoth ditemukan di dasar Sungai Danube, Bulgaria utara. Temuan tersebut muncul setelah permukaan air sungai menyusut hingga mencapai rekor terendah akibat gelombang panas dan kekeringan berkepanjangan.
Kantor buletin Bulgaria, BTA, melaporkan bahwa seorang penduduk Desa Ryahovo menemukan tulang-tulang gajah tersebut pada Rabu, 29 Juli 2026. Ia memandang barang tidak biasa di dasar sungai nan terbuka lantaran air surut, lampau melaporkannya berbareng penduduk lain kepada para mahir di Museum Sejarah Regional Ruse.
Tim mahir nan mendatangi letak mengidentifikasi sejumlah bagian sisa tubuh hewan purba. Temuan itu mencakup rahang bawah, dua gading, dan tulang nan kemungkinan merupakan bagian dari rusuk mammoth.
Direktur Museum Sejarah Regional Ruse, Nikolay Nenov, mengatakan tim bakal memindahkan tulang-tulang tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut. Analisis diperlukan guna memastikan asal-usul dan usia fosil secara akurat.
"Saya tidak bakal menyebutnya sebagai sensasi, tetapi setiap penemuan sisa-sisa purba seperti ini sangat krusial bagi pengetahuan pengetahuan," kata Nenov, mengutip Reuters.
Para peneliti sejak lama menduga letak penemuan tersebut dulu merupakan area rawa. Mammoth itu kemungkinan meninggal di area tersebut ribuan tahun lampau sebelum tubuhnya terkubur oleh sedimen.
Penurunan permukaan Sungai Danube membuka bagian dasar sungai nan sebelumnya terendam dan menyembunyikan tulang-tulang tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir, ketinggian air Danube turun hingga mencapai rekor terendah.
Kondisi itu terjadi setelah gelombang panas dan kekeringan berkepanjangan melanda Eropa sepanjang musim panas. Dampak serupa juga terlihat di sejumlah sungai lain di benua tersebut, termasuk Sungai Rhine nan menjadi salah satu jalur perairan krusial di Eropa.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·