Fokus Perdana Bos Baru BGN: Perbaikan Tata Kelola

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta -

Sudaryono resmi dilantik menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto. Pria nan sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian itu menggantikan Nanik S. Deyang nan mengundurkan diri hari ini.

Sudaryono dilantik Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/7/2026). Pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala BGN didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 78/P 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.

Sudaryono Akan Benahi Tata Kelola MBG

Sudaryono mengungkap pekerjaan pertama nan bakal menjadi fokusnya usai ditunjuk memimpin BGN. Menurutnya, pembenahan tata kelola menjadi prioritas agar lembaga tersebut melangkah lebih transparan.

Hal itu disampaikan Sudaryono usai memimpin rapat perdana berbareng jejeran BGN di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026). Sudaryono mengakui BGN saat ini tengah menghadapi persoalan tata kelola.

"Yang pertama begini ya, satu, bahwa kita sadar, kita mengakui, dan kita semua juga tahu bahwa ada masalah dalam tata kelola kita. Bahwa ada penyelewengan, ada pelanggaran norma bahkan, dan juga ada hal-hal nan lain, ketidaktransparanan nan selama ini ada," kata Sudaryono.

Ia menegaskan tidak mau menghindari persoalan nan ada. Sebaliknya, seluruh jejeran BGN diminta berani menghadapi dan menyelesaikan masalah.

"Maka ini kudu menjadi perhatian bagi saya, khususnya sebagai kepala baru, agar gimana ini bisa kita selesaikan. Kita kudu run into the problem, kita kudu mau menyelesaikan persoalan, tidak boleh lari dari masalah," ujarnya.

Menurut Sudaryono, salah satu langkah utama nan bakal dilakukan adalah membangun tata kelola nan berbasis sistem sehingga seluruh proses melangkah sesuai aturan, bukan berasas pengarahan perseorangan tertentu.

"Yang tadinya gelap kudu jadi terang, nan tadinya mungkin enggak transparan kudu transparan. nan tadinya mungkin manual, tergantung sama person-person, tidak boleh lagi tergantung sama person-person, kudu bisa by system, trust in system," ujarnya.

BGN Siap Investigasi Dapur MBG nan Nyeleweng

Selain itu, Sudaryono menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti setiap laporan mengenai dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan Program MBG. Ia meminta masyarakat dan media tidak ragu melapor jika menemukan dapur MBG nan bermasalah.

"Dan tentu saja kita, saya khususnya berbareng dengan tim semua, siap mendengar masukan, siap mendengarkan satu-satu informasi, input dari mana pun, dari siapa pun, termasuk dari awak media," kata Sudaryono.

Ia kemudian meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan dugaan penyimpangan di dapur MBG. Menurutnya, setiap laporan bakal ditindaklanjuti melalui proses investigasi.

"Kalau ada misalnya dapur kok enggak bener misalnya, segera laporkan! Kita langsung investigasi. Kita mau menegakkan, nan betul kita tegakkan," ujarnya.

Meski demikian, Sudaryono mengingatkan agar kesalahan nan dilakukan segelintir pihak tidak membikin seluruh pelaksana MBG mendapat penilaian buruk.

"Jangan sampai satu dua salah, kemudian dianggap nan lain juga keliru," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudaryono Wanti-wanti Pihak nan Ingin Jual Namanya

Sudaryono juga mengingatkan pihak-pihak nan melakukan praktik terlarangan dengan mencatut namanya.

"Saya di momen kesempatan nan baik ini dan diliput oleh seluruh media mau menyampaikan bahwa dengan menjadi kepala ini tentu ini suatu tanggung jawab dan saya mau menggunakan media ini untuk menekankan sama publik bahwa saya mempunyai keluarga, sahabat, saya mempunyai teman, rekan, siapa pun itu termasuk alumni dan seterusnya," kata Sudaryono.

Sudaryono mengatakan tidak betul jika nantinya ada pihak nan mengaku orang dekatnya untuk menawarkan jasa unik dengan hadiah tertentu. Dia menegaskan bakal memberantas praktik penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan program MBG.

"Dan saya mau menyampaikan bahwa saya sebagai kepala ini, jika nantinya ada orang misalnya menawarkan jasa, barangkali dengan imbalan, ngaku-ngaku orang saya, family saya, sahabat saya, kawan saya, alumni berbareng saya dan lain-lain , nan dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar," katanya.

"Dan saya minta kepada nan berkepentingan misalnya itu dilaporkan kepada pihak nan berwajib. Karena kita betul-betul serius untuk menangani perkara ini," sambungnya.

Saksikan pembahasan selengkapnya hanya di program detikPagi jenis Kamis (23/7/2026). Nikmati terus menu sarapan info unik detikPagi secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube dan TikTok detikcom. Tidak hanya menyimak, detikers juga bisa berbagi ide, cerita, hingga membagikan pertanyaan lewat kolom live chat.

"Detik Pagi, Jangan Tidur Lagi!"

(vrs/vrs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News