Ravie Wardani
, Jurnalis-Rabu, 09 September 2026 |20:36 WIB
Fitri Salhuteru
JAKARTA - Pengusaha Fitri Salhuteru kembali meluapkan kekesalannya di media sosial. Kali ini, amarahnya memuncak setelah Samira Farahnaz namalain Dokter Detektif (Doktif) diduga melontarkan pernyataan nan menyamakan masyarakat Kalimantan dengan orang utan.
Dalam unggahan di akun IG @fs.salhuteru, Fitri menilai ucapan Doktif sudah melampaui pemisah dan melukai hati masyarakat Kalimantan, khususnya nan terdampak kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Ia pun melayangkan kritikan pedas mengenai kehormatan dan adab.
"Lebih baik saya menghormati orang utan daripada dibanding kau peng. nan mengaku sebagai master sekaligus detektif, tetapi justru dikaitkan dengan tindakan pemerasan," tegas Fitri Salhuteru dikutip dari keterangan unggahannya, Rabu (9/9/2026).
Bagi Fitri, predikat pekerjaan maupun gelar seseorang tak menjamin tata krama dan etika berkata kata seseorang di ruang publik. "Karena bagi peng, kehormatan bukan soal gelar, melainkan soal adab," imbuhnya.
Kegeraman Fitri kian tak terbendung saat menyinggung ucapan Doktif nan dinilai tidak menunjukkan empati sama sekali terhadap penduduk Kalimantan.
Alih-alih memberikan support moril, sang master kecantikan itu justru dinilai merendahkan penduduk lokal.
43 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·