Jakarta, CNN Indonesia --
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menggeledah rumah pribadi mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menilai perihal tersebut krusial dilakukan pasca penetapan status tersangka dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) nan dilakukan Kejagung terhadap Febrie.
Oleh karenanya, Boyamin menilai interogator Tim 9 Kejagung kudu sesegera mungkin menggeledah kediaman Febrie nan sebelumnya sempat di jaga TNI di Kebayoran, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wajib hukumnya untuk digeledah lantaran sejak awal sudah hendak digeledah Polri," ujarnya kepada wartawan, Minggu (26/7).
Boyamin mengatakan langkah tersebut juga krusial untuk membuktikan bahwa pengusutan perkara TPPU dilakukan secara transparan dan tuntas.
Ia juga mengaku berprasangka sudah ada upaya penghilangan peralatan bukti nan dilakukan oleh Febrie di rumahnya itu. Jika terbukti benar, Boyamin meminta Kejagung untuk turut menjerat Febrie dengan pasal perintangan penyidikan.
"Jika tidak ada aset nan ditemukan maka Penyidik Kejagung segera menerapkan pasal halangi investigasi lantaran diduga ada upaya hilangkan peralatan bukti," tuturnya.
Sebelumnya Kejagung menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah sebagai tersangka TPPU mengenai temuan emas 74 kilogram dan duit tunai Rp543 miliar di rumah sentul.
Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan, Rudi Margono mengatakan dugaan TPPU itu dilakukan oleh Febrie sebagai jaksa alias pejabat struktural selama dia bekerja di Kejaksaan.
Selain itu, Febrie juga terjerat dalam tiga perkara lain di Kejagung. Perkara pertama berangkaian dengan dugaan Tindak Pidana Korupsi untuk PT Krakatau Steel. Kedua, berangkaian dengan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN nan mengakibatkan Blackout.
Terakhir ialah Sprindik mengenai dugaan korupsi dalam perkara PT ASABRI. Dalam perkara ini, Febrie juga telah ditetapkan sebagai tersangka berbareng pihak swasta Don Ritto.
(tfq/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
20 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·