Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) buka bunyi usai ramai video nan menarasikan adanya tindakan pencopetan nan hendak dilakukan oleh seorang penumpang ibu-ibu.
Dilihat Liputan6.com, dalam rekaman video nan beredar di akun IG @jakarta.ku, nampak penumpang saling adu mulut melempar tuduhan kepada seorang ibu-ibu nan diduga hendak mencopet. Sementara itu, seorang petugas Transjakarta berupaya membujuk turun ibu-ibu tersebut dari dalam bus.
Menurut Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, ibu-ibu tersebut bukan pelaku pencopetan. Dia menyampaikan bahwa keributan terjadi dalam armada Koridor 5 rute Ancol-Kampung Melayu pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.03 WIB.
“Menanggapi info nan beredar, kami menjelaskan bahwa pengguna nan dilaporkan membikin keributan di armada SAF 001 tersebut bukan merupakan pelaku pencopetan,” kata Ayu saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).
Ayu menjelaskan, keributan terjadi lantaran ibu-ibu nan berkepentingan telah melakukan tindakan verbal alias marah-marah nan menyebabkan penumpang lainnya terganggu. Sehingga, ibu-ibu mengenai diturunkan oleh petugas dari dalam bus.
“Pramusapa nan berada di lokasi, dan mendapat laporan telah bertindak sigap dengan menurunkan pengguna tersebut dari armada, demi menjaga kondusivitas,” ungkap Ayu.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·