Everton bergerak sigap pada penghujung bursa transfer dengan mencapai kesepakatan untuk meminjam Jack Grealish dari Manchester City. Winger berumur 30 tahun itu dijadwalkan menjalani tes medis sebelum merampungkan kepindahannya ke Goodison Park.
Transfer tersebut menjadi momen kembalinya Grealish ke Everton setelah sebelumnya memperkuat The Toffees dengan status pinjaman pada musim lalu. Everton berambisi kehadiran pemain asal Inggris itu dapat menambah produktivitas sekaligus memperkuat lini serang mereka.
Grealish Pilih Kembali ke Everton
Grealish sejatinya mempunyai sejumlah opsi lain. Aston Villa, klub nan membesarkan namanya sekaligus klub masa kecilnya, juga disebut menunjukkan kesukaan untuk membawanya kembali.
Namun, Grealish memilih Everton. Salah satu pertimbangannya adalah kemauan untuk melanjutkan kembali kiprahnya setelah musim lampau kudu berhujung lebih sigap akibat cedera serius.
Selama memperkuat Everton musim lalu, Grealish tampil cukup impresif. Ia mencatatkan dua gol dan enam assist dari 20 penampilan sebelum mengalami cedera kaki pada Januari nan membuatnya kudu menepi hingga akhir musim.
CEO Everton, Angus Kinnear, sebelumnya mengatakan kepada BBC Radio Merseyside bahwa klub terus menjaga komunikasi dengan Grealish.
Hubungan nan tetap terjalin sepanjang periode tersebut turut membantu Everton meyakinkan Grealish untuk kembali ke Goodison Park.
Transfer Grealish dan Manuver Lini Serang Everton
Kedatangan Grealish menjadi bagian dari aktivitas transfer Everton pada penghujung bursa. Klub Merseyside tersebut juga tengah menghadapi kemungkinan kehilangan beberapa pemain di lini serang.
Iliman Ndiaye dilaporkan menjadi salah satu pemain nan berkesempatan meninggalkan Everton untuk berasosiasi dengan Manchester City. Transfer tersebut disebut berbobot sekitar £65 juta.
Untuk mengantisipasi kepergian sejumlah pemain, Everton turut mengejar Folarin Balogun. Penyerang AS Monaco dan tim nasional Amerika Serikat itu disebut menjadi salah satu sasaran utama dengan nilai transfer sekitar £40 juta.
Everton juga sempat berupaya mendatangkan kembali Richarlison dari Tottenham Hotspur. Namun, negosiasi tersebut dilaporkan menemui hambatan, terutama mengenai kesepakatan individual sang pemain.
Minim Kesempatan Bermain di Manchester City
Grealish kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di Manchester City. Sejak berasosiasi dari Aston Villa dengan nilai transfer £100 juta pada 2021, posisinya di skuad City memang beberapa kali menjadi sorotan.
Pada awal musim ini, Grealish baru dua kali tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk dari bangku persediaan ketika Manchester City menghadapi Arsenal di Community Shield dan kembali tampil sebagai pemain pengganti saat City menghadapi Bournemouth pada pertandingan pembuka Premier League.
Grealish kemudian tidak masuk skuad ketika Manchester City meraih kemenangan 4-1 atas Crystal Palace.
Situasi tersebut semakin membuka kesempatan bagi Grealish untuk meninggalkan Etihad Stadium, setidaknya untuk sementara, demi mendapatkan menit bermain nan lebih banyak berbareng Everton.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·