ESDM Akui RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Dievaluasi

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

ESDM Akui RKAB Nikel 2026 Belum Diputuskan, Masih Dievaluasi

Belum ada keputusan mengenai besaran total Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel tahun ini. (Foto :Okezone.com/Reuters)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan hingga saat ini belum ada keputusan mengenai besaran total Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) nikel tahun ini. Hal ini ditegaskan di tengah berkembangnya beragam spekulasi mengenai kemungkinan perubahan kuota produksi nikel menjelang periode revisi RKAB.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Tri Winarno menjelaskan, pemerintah tetap membahas beragam usulan perubahan RKAB nan diajukan pelaku upaya dan belum menetapkan nomor produksi tertentu.

“Terkait RKAB nikel, pemerintah tetap bakal menggunakan sistem pertimbangan resmi sebelum menetapkan perubahan RKAB. Belum sampai pada keputusan angka, tetap dalam pembahasan,” kata Tri, Kamis (25/6/2026).

Ia menegaskan proses nan melangkah saat ini merupakan pertimbangan terhadap kebutuhan industri, bukan relaksasi kuota produksi.

“Nanti tetap bakal ada evaluasi. Jadi tidak bisa serta-merta (relaksasi),” ujarnya.

Menurut Tri, pemerintah perlu memastikan produksi tetap sejalan dengan kebutuhan pasar dan industri hilir. Dengan demikian, pasokan bahan baku untuk smelter dapat terjaga, sementara keseimbangan pasar, nilai komoditas, dan keberlanjutan persediaan mineral nasional tetap menjadi perhatian dalam setiap pengambilan keputusan.

Keputusan tersebut merespons berkembangnya spekulasi di pasar mengenai kemungkinan perubahan total RKAB nikel setelah periode revisi nan dijadwalkan berjalan bulan depan. Namun, pemerintah menegaskan bahwa seluruh usulan nan masuk tetap kudu melalui proses penelaahan sebelum diputuskan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com