Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jakarta, Kamis (20/8). Dalam kesempatan tersebut, Hamdan menyatakan dukungannya agar PPP tetap eksis dan kembali menjadi partai besar pada Pemilu 2029.
Hamdan menilai PPP tetap mempunyai waktu sekitar tiga tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, keberadaan PPP krusial lantaran partai tersebut mempunyai sejarah panjang dan merupakan warisan para ulama.
“Masih ada waktu 3 tahun, 3 tahun lagi PPP. Dan saya merasa PPP ini krusial kudu tetap eksis lantaran ini partai warisan para ulama,” kata Hamdan.
Hamdan datang dalam Rakornas tersebut untuk memberikan pidato dan pembekalan kepada jejeran PPP. Dia berambisi kontribusinya dapat membantu partai tersebut kembali menjadi kekuatan politik nan besar.
“Saya kira lantaran itu saya datang di sini memberikan sekedar pidato dan pembekalan. Sebagai sumbangsih ikut memikirkan tentang kembalinya PPP menjadi partai besar,” ujarnya.
Meski memberikan support kepada PPP, Hamdan menegaskan dirinya tidak menjadi bagian dari partai politik mana pun. Dia menyebut support tersebut diberikan kepada PPP sekaligus Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.
“Saya mau memberikan dukungan, support kuat kepada Pak Mar, dan support kepada PPP sekaligus. Saya tidak berpartai,” kata Hamdan.
Alasan Hubungan PPP dan Syarikat Islam
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono kemudian menjelaskan argumen Hamdan datang dalam Rakornas tersebut. Menurutnya, Hamdan mempunyai hubungan historis dengan PPP melalui Syarikat Islam (SI) nan dipimpinnya.
Mardiono apalagi menyebut Syarikat Islam sebagai pihak nan mempunyai keterkaitan langsung dengan PPP.
“Jadi saya tambahin, Syarikat Islam itu adalah pemegang sahamnya PPP,” ujar Mardiono.
Karena itu, Mardiono menilai Hamdan sebagai ketua Syarikat Islam mempunyai tanggung jawab terhadap keberlangsungan PPP.
“Nah sehingga tentu Prof Hamdan sebagai pemimpin dari Syarikat Islam, ya tentu otomatis punya tanggung jawab terhadap kepengurusan Partai PPP,” pungkasnya.
50 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·