Dunia Panik, Situs Bank hingga Kantor Pajak Mendadak Padam gara-gara PHP

Sedang Trending 1 hari yang lalu

loading...

Ilustrasi frasa Security Vulnerability dan kode PHP, bahasa pemrograman nan disebut menopang hingga 70 persen internet, Kamis (22/10/2026). Foto: ist

JAKARTA - Hanya dalam hitungan jam setelah dua celah kritis PHP diumumkan, percobaan peretasan melonjak dari ribuan menjadi jutaan.

Celah itu bertahun-tahun tak terdeteksi, sebelum akhirnya terungkap lewat kepintaran buatan (artificial intelligence/AI).

Pengembang PHP merilis perbaikan pada Rabu (21/10/2026) dan meminta pengguna segera memperbarui sistem. Bahasa pemrograman ini dipakai lebih dari dua pertiga situs web dan disebut menopang hingga 70 persen internet, sehingga satu celah bisa merembet ke banyak layanan.

Jutaan Percobaan

CEO Cloudflare Matthew Prince mengungkapkan, lonjakan percobaan serangan terjadi sangat cepat. ”Dalam 10 jam sebelum diumumkan, di seluruh jaringan kami memandang ribuan upaya untuk mengeksploitasinya,” tulis Prince di platform X, Rabu malam waktu Amerika Serikat.

Angkanya naik menjadi puluhan ribu dalam 45 menit setelah pengumuman, ratusan ribu dalam dua jam, dan sekarang jutaan.

Padahal, penyerang sudah bergerak sebelum rincian celah dibuka. Laporan Amazon menyebutkan, tokoh ancaman tak dikenal entah gimana memperoleh info tentang celah itu sebelum dipublikasikan.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews
↑