Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengungkapkan besarnya minat investasi dari luar negeri ke Indonesia. Hal ini didapatkan dari hasil kunjungan kerja ke beberapa negara seperti Singapura, China, Korea Selatan, dan Jepang.
Rosan bercerita saat kunjungan kerja nan dilakukan maupun ketika mendampingi Presiden Prabowo Subianto kerap melakukan pertemuan dengan pengusaha baik skala besar maupun kecil.
"Dan jika kami lihat rupanya terlepas dari keadaan sekarang, perang, geopolitik dunia, dan geoekonomi dunia, rupanya minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi ya, tetap sangat baik," kata Rosan, usai Rapat Terbatas di Istana Negara, Selasa (21/4/2026).
Menurut Rosan, minat nan tinggi itu juga tercermin dari capaian investasi nan sesuai direncanakan. Dari info nan disampaikan realisasi investasi pada kuartal I-2026 ini mencapai Rp 498,79 triliun alias naik 7,22% (year on year/yoy), dengan capaian Penanaman Modal Asing mencapai Rp 249,94 triliun.
Rosan juga bercerita dalam 10 tahun terakhir investasi ke Indonesia juga mengalami peningkatan nan signifikan. Tercatat di tahun 2014 - 2024 investasi nan masuk kurang lebih mencapai Rp 9.100 triliun. Pemerintah juga menargetkan realisasi investasi di 2025 - 2029 mencapai Rp 13 triliun lebih.
"Jadi peningkatannya memang cukup signifikan, tapi alhamdulilah tetap bisa tercapai sasaran - sasaran itu, dan kita harapkaini bisa terus terjaga. Nah itu kan, mereka itu ada investasi nan sudah melangkah ada juga nan baru ya," katanya.
Seperti dari kunjungan kerja ke beberapa negara, ada beberapa komitmen investasi nan baru.
"Kalau tidak salah Jepang nyaris US$ 30 miliar, nan Korea (Selatan) waktu itu nyaris US$ 10 miliar lebih juga. Jadi ya alhamdullilah cukup sangat baik lah, China juga tetap lebih tinggi itu investasinya nan bakal masuk ke kita. Mereka juga investasinya sangat terjaga dan sangat baik," kata Rosan.
(pgr/pgr)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·