Anak-anak bimbingan kudu memandang ke depan. Hal tersebut nan ditegaskan oleh Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman saat mengisi perbincangan di hadapan anak bimbingan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas 1 Tangerang.
Menurut Dudung, anak-anak bimbingan kudu sukses. Ia membeberkan kuncinya.
"Yang krusial jika kita ingin, jika kalian mau sukses jangan pernah nengok ke belakang. Katanya jika mau sukses itu satu, nan pertama jangan menengok ke belakang," kata Dudung dalam aktivitas tersebut, Selasa (21/7).
Yang kedua, kata dia, lakukan apa nan terjadi hari ini dengan optimal. Kemudian nan ketiga, masa depan haruslah diperjuangkan.
"Masa depan itu hanya sebuah angan-angan, hanya sebuah cita-cita tapi kudu diperjuangkan," kata dia.
Dudung menyebut, memang ada kalanya bersedih, tapi jangan sampai terlalu larut. Begitu juga saat ada kesenangan dan kebahagiaan.
"Yang krusial kita tawakal, kita sabar, angin besar pasti bakal berlalu," ucapnya.
Dia juga berpesan kepada anak-anak bimbingan untuk selalu bersyukur. Termasuk seperti saat ini nan tengah mendapatkan pembinaan.
"Kalau misalnya saat ini kalian dibina lantaran ada kesalahan, semua orang itu punya kesalahan. Ya, kita tidak perlu kagum dengan orang nan terlalu bicara tentang agama, tapi justru kita kudu kagum kepada orang-orang nan pernah diuji oleh Tuhan," kata dia.
"Nah, sekarang kita sedang diuji, ya kalian sedang diuji. Ya kalian kudu menyadari," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut datang Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto dan jejeran hingga Wakil Gubernur (Wagub) Banten, R. Achmad Dimyati Natakusumah.
Agus menyebut saat ini ada kurang lebih 1.733 penduduk bimbingan anak di seluruh LPKA di Indonesia.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·