Ilustrasi(Dok Istimewa)
DUTA Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Al-Sattari, menyampaikan apresiasi nan setinggi-tingginya kepada masyarakat dan Pemerintah Indonesia atas support serta support kemanusiaan nan terus mengalir bagi penduduk Palestina melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam aktivitas simbolisasi penyerahan program support kemanusiaan “Membasuh Luka Palestina” di Gedung Baznas RI, Jakarta, Kamis (21/5) malam.
Bantuan sebesar Rp5 miliar ini diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, melalui Kedutaan Besar Palestina di Indonesia sebagai amanah masyarakat Indonesia untuk membantu penduduk Palestina terdampak konflik. Turut datang perwakilan Baznas Jawa Tengah, Baznas Kota Depok, LAZSIP, dan Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh.
Abdalfatah menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya sejak pertama kali tiba di Indonesia empat bulan lalu. Ia menilai hubungan Indonesia dan Palestina tidak sekadar hubungan diplomatik antarnegara, melainkan hubungan persaudaraan nan sangat erat.
“Hari ini saya mengunjungi Baznas untuk mengucapkan terima kasih atas segalanya dan mengucapkan selamat kepada Beliau (Ketua Baznas RI) lantaran Beliau adalah ketua baru bagi lembaga ini,” ucapnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral antara Palestina dan Indonesia melalui kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, Baznas RI, serta pemerintah pusat. Kolaborasi ini difokuskan untuk mengoptimalkan penyaluran support kemanusiaan ke Gaza nan hingga sekarang tetap terkendala blokade.
Menurutnya, solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina merupakan corak support luar biasa nan belum pernah dia rasakan di negara lain. Ia menyebut seluruh rakyat Palestina menyampaikan terima kasih kepada Indonesia atas support besar nan terus diberikan.
“Saya percaya seyakin-yakinnya bahwa kita dalam waktu dekat bakal melaksanakan salat di Masjidilaqsa insyaallah. Karena Palestina bakal segera merdeka, dan kalian bisa berkunjung ke Palestina kapan pun kalian mau. Dan insyaallah tidak bakal ada lagi kolonialisme di atas tanah Palestina. Insyaallah Palestina bakal merdeka,” katanya.
Ia juga menyoroti tindakan kemanusiaan relawan Indonesia dalam misi Freedom Flotilla, nan sempat diadang dan ditangkap oleh otoritas Israel di lepas pantai Gaza. Ia menyebut para relawan tersebut sekarang dalam kondisi kondusif dan bakal segera dipulangkan ke Indonesia melalui Turki.
“Dan saya secara pribadi, ketika saya mengetahui bahwa mereka telah tiba di Indonesia, demi Allah saya bakal menyambut mereka dan mencium tangan-tangan mereka lantaran merekalah pahlawan sesungguhnya. Merekalah para pemuda dan pemudi, nan mana mereka semua adalah pahlawan dari Indonesia,” katanya.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·