Dua Mahasiswa Jadi Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Aceh

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Banda Aceh, CNN Indonesia --

Dua mahasiswa nan diduga terlibat dalam perusakan dan pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh ditetapkan jadi tersangka. Keduanya berinisial WS (22) dan MAM (20).

Penetapan status tersangka dilakukan setelah interogator Polresta Banda Aceh memeriksa 18 saksi. Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Teknik USK.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, kedua mahasiswa tersebut diduga terlibat langsung dalam rangkaian tindakan penyerangan dan pengrusakan nan berujung pada terbakarnya sejumlah akomodasi Fakultas Pertanian USK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Benar (2 tersangka). Setelah pemeriksaan terhadap 18 saksi dan dilakukan gelar perkara, kami menetapkan WS dan MAM sebagai tersangka dalam perkara pengrusakan dan pembakaran Fakultas Pertanian USK serta akomodasi lainnya," kata Dizha kepada wartawan, Sabtu (30/5).

Menurut Dizha WS diduga berkedudukan sebagai koordinator lapangan saat tindakan penyerangan dan pengrusakan berlangsung. Sementara MAM diduga menjadi salah satu pelaku nan terlibat langsung dalam tindakan tersebut.

Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 262 juncto Pasal 308 juncto Pasal 521 juncto Pasal 522 KUHP.

Selain menetapkan tersangka, interogator juga menyita sejumlah peralatan bukti, antara lain tiga unit sepeda motor nan rusak berat, dua pecahan botol nan diduga digunakan sebagai peledak molotov, satu peledak molotov utuh, busana nan diduga digunakan pelaku saat kejadian, serta satu unit DVR CCTV Fakultas Pertanian.

Dizha mengatakan proses investigasi tetap terus berlanjut. Dalam waktu dekat, polisi bakal memeriksa 18 saksi tambahan.

"Jika seluruh saksi baru datang dan memberikan keterangan, maka total saksi nan diperiksa menjadi 36 orang termasuk dua tersangka," ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bentrok bermulai dari ketegangan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik nan terjadi beberapa hari sebelum kejadian pembakaran.

Pada 18 Mei 2026, mahasiswa Fakultas Pertanian nan hendak mengikuti tindakan demonstrasi di Kantor Gubernur Aceh disebut sempat melintas di depan Fakultas Teknik sembari menggeber kendaraan.

Pada hari nan sama, terjadi keributan di Sekretariat BEM USK nan menyebabkan seorang mahasiswa Fakultas Teknik mengalami luka dan kudu menjalani perawatan medis.

Meski sempat dilakukan mediasi oleh pihak kampus, bentrok berlanjut. Pada 21 Mei sekitar pukul 00.20 WIB, sekelompok mahasiswa Fakultas Pertanian diduga melakukan penyerangan ke Fakultas Teknik nan mengakibatkan kerusakan dan korban luka ringan.

Aksi tersebut kemudian memicu serangan balasan. Sekitar pukul 04.00 WIB, massa mahasiswa Fakultas Teknik menyerang Fakultas Pertanian dengan melempar batu dan membawa peledak molotov. Akibatnya, sejumlah gedung dan laboratorium Fakultas Pertanian mengalami kerusakan dan kebakaran.

Dizha menegaskan peristiwa tersebut merupakan bentrok internal antar mahasiswa di lingkungan USK dan tidak melibatkan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

"Aksi keributan tersebut murni bentrok sesama mahasiswa USK antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik, tidak melibatkan universitas lain di wilayah norma Polresta Banda Aceh," katanya.

(dra/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional