Suara riuh tepuk tangan memenuhi aula saat para siswa tampil pada aktivitas open house sekolah rakyat untuk orang tua dan calon siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jum'at (10/7/2026).
Para siswa dari SRMP 18 Lombok Barat, SRD 3 Lombok Timur, SRD 4 Lombok Barat, dan SRMA 38 Lombok Timur tersebut begitu percaya diri tampil di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Ada nan menampilkan yel-yel, tarian tradisional, baris variasi, pencak silat, pidato bahasa Arab, Inggris, dan Jepang serta paduan bunyi dan puisi. Kemudian, ada juga penampilan mikro drama berjudul 'Putri Mandalika', para siswa begitu mendalami peran, dengan percaya diri menggunakan perbincangan Bahasa Inggris, dan memakai kostum nan menarik.
"Long ago, in Lombok, there lived a beautiful and wise princess named Mandalika," ujar sang narator mengawali drama.
Penampilan-penampilan siswa tersebut membikin Gus Ipul dan para orang tua serta calon siswa nan datang merasa bangga, membuktikan bahwa di Sekolah Rakyat, siswa tidak hanya belajar pengetahuan pengetahuan umum, namun juga berfokus pada pembentukan karakter dan training keterampilan.
"Alhamdulillah anak-anakku setelah satu tahun memperoleh pembelajaran, sekarang sudah tampak lebih percaya diri, semangat, optimis untuk meraih cita-citanya, dan saya lihat juga, Alhamdulillah sudah ada nan berprestasi," katanya.
Lebih jauh, Gus Ipul menjelaskan bahwa sekolah rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan melalui penjangkauan berasas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Sekolah Rakyat menjangkau keluarga-keluarga nan belum beruntung, family nan belum terbawa dalam proses pembangunan, family nan berada di desil satu (DTSEN), desil satu itu adalah family nan secara sosial ekonomi berada pada ranking paling bawah," jelasnya.
Dia menyebut Presiden Prabowo Subianto mempunyai perhatian nan luar biasa kepada keluarga-keluarga nan belum sejahtera, salah satunya melalui pembangunan Sekolah Rakyat.
"Untuk itu anak-anakku sekalian, nan calon-calon siswa ini, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, manfaatkan kesempatan ini untuk meraih cita-citamu, sebagai persembahan dari Bapak Presiden Prabowo," kata Gus Ipul.
Gus Ipul membujuk para kepala sekolah, guru, wali asuh, wali asrama, dan tenaga kependidikan lainnya, untuk bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas, dan berambisi tidak ada penyimpangan dalam penyelenggaraannya.
"Sehingga tujuan daripada penyelenggaraan sekolah rakyat ini, bisa betul-betul direalisasikan ialah melahirkan anak-anak nan tangguh, anak-anak nan pintar, anak-anak nan berkarakter, anak-anak nan mempunyai keterampilan," ujarnya.
Usai menonton penampilan siswa, para orang tua calon siswa tampak semakin percaya untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat. Salah satunya ialah Jannah, ibu dari M. Faturrohman, calon siswa SRMP 18 Lombok Barat.
Jannah mengungkapkan kesulitan untuk menyekolahkan anaknya, apalagi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja tidak cukup, mengingat penghasilan suaminya dari mencari ikan tidak menentu.
Hadirnya Sekolah Rakyat menjadi angan bagi Jannah, agar Faturrohman bisa mendapatkan pendidikan cuma-cuma dengan lingkungan nan berkualitas.
"Dan saya berterima kasih sekali kepada pak Presiden Prabowo, lantaran adanya sekolah ini, anak kami bisa mendapatkan pendidikan nan layak, bisa mencapai cita-citanya," kata Jannah haru.
Jannah adalah satu dari ribuan orang tua lainnya nan mendapatkan faedah dari Sekolah Rakyat. Ke depan, jumlah siswa bakal terus bertambah menyusul pembangunan gedung Sekolah Rakyat permanen nan ditargetkan rampung bulan ini.
Sebagai informasi, terdapat lima titik Sekolah Rakyat rintisan nan saat ini telah beraksi di Nusa Tenggara Barat, dua di Kabupaten Lombok Timur, dua di Kabupaten Lombok Barat, dan satu lagi di Kabupaten Sumbawa.
Acara ini turut dihadiri Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Komunikasi dan Media Massa Fatkhurohman Taufik, Kepala Sentra Paramita Mataram Arif Rohman, para Kepala Sekolah Rakyat, pilar-pilar sosial, dan pejabat mengenai lainnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·