Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |17:30 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania/ist
JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania menyoroti kasus YBS (10) anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) nan bunuh diri. Korban diduga mengakhiri hidupnya lantaran tak bisa membeli kitab dan pena.
“Ini kudu menjadi sirine serius. Contoh potret nan jelek bagi bumi pendidikan, termasuk hak-hak nya,” kata Ina Ammania, Rabu (4/2/2026).
Legislator Dapil Jatim 3 itu juga menyampaikan duka mendalam kepada family korban atas peristiwa tersebut.
Ina meminta pemerintah untuk memberikan support sosial bagi family tidak mampu, untuk mencegah peristiwa tersebut kembali terulang.
Politikus PDIP ini berambisi semua pihak mencari akar persoalan nan terjadi di wilayah itu, termasuk menelusuri masalah ekonomi.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·