DPR Apresiasi Negara Sahabat Bantu Pulangkan 9 WNI yang Ditahan Israel

Sedang Trending 2 bulan yang lalu
DPR Apresiasi Negara Sahabat Bantu Pulangkan 9 WNI nan Ditahan Israel Pewarta Foto Republika Toudy Badai Rifan Billah (kedua kanan) Pewarta Republika Bambang Noroyono (kedua kiri), Pewarta Tempo Andre Prasetyo Nugroho (kiri) dan Aktivis Hendro Prasetyo (kanan) berpotret berbareng saat keluar dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hat(Usman Iskandar/MI)

WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono menyampaikan apresiasi pada negara-negara sahabat, khususnya Turki, Mesir, dan Yordania, atas peran krusial mereka dalam membantu pemulangan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI). Para WNI tersebut sebelumnya sempat ditahan oleh otoritas Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Budisatrio menyatakan rasa syukur atas kembalinya para relawan ke tanah air dalam keadaan selamat. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari efektivitas komunikasi diplomatik lintas negara nan dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Luar Negeri.

"Kami tentu berterima kasih lantaran kesembilan kerabat kita telah tiba kembali ke tanah air dengan selamat. Kolaborasi dan komunikasi diplomatik lintas negara merupakan perihal krusial dalam penanganan situasi nan sensitif seperti ini," ujar Budisatrio di Jakarta, Senin (25/5).

Kecaman atas Tindakan Represif Israel

Meski menyambut baik kepulangan para relawan, Komisi I DPR RI melontarkan kecaman keras terhadap perlakuan militer Israel selama masa penahanan. Budisatrio menilai tindakan represif nan diterima para relawan kemanusiaan telah melanggar norma-norma internasional.

"Kami mengecam kekerasan maupun segala perlakuan nan bertentangan dengan norma humaniter internasional nan diterima oleh 9 WNI kita selama dalam masa penahanan," tegasnya. Ia menambahkan bahwa setiap penduduk negara nan menjalankan misi kemanusiaan wajib dijamin kewenangan dan keselamatannya oleh negara.

Komitmen terhadap Kemerdekaan Palestina

Lebih lanjut, Budisatrio menegaskan bahwa kejadian ini tidak bakal menyurutkan support Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina. DPR RI berkomitmen untuk terus mengawal upaya diplomasi guna mewujudkan kemerdekaan Palestina melalui kerangka two-state solution.

"Komisi I DPR RI bakal terus mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina melalui two-state solution sebagai jalan menuju perdamaian nan abadi. Kemerdekaan Palestina merupakan komitmen nan bakal selalu kita perjuangkan," pungkasnya.

Langkah sigap pemerintah dalam memulangkan para relawan ini dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi penduduk negaranya di luar negeri, terutama mereka nan tengah mengemban misi kemanusiaan di wilayah konflik. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia