Cikal Bintang
, Jurnalis-Selasa, 24 Februari 2026 |00:01 WIB

Pembalap Tim Red Bull KTM, Pedro Acosta. (Foto: Instagram/37pedroacosta)
BURIRAM – Pembalap Tim Red Bull KTM, Pedro Acosta, memberikan peringatan keras mengenai peta persaingan jelang MotoGP 2026. Berdasarkan hasil pengamatannya selama tes pra-musim, Acosta menyebut Ducati dan Aprilia Racing tetap menjadi kekuatan utama nan susah digoyahkan oleh pabrikan lain.
Penilaian tersebut didasari oleh konsistensi performa kedua pabrikan asal Italia itu di lintasan. Dalam beragam sesi uji coba, motor-motor besutan Ducati dan Aprilia nyaris selalu mendominasi papan atas catatan waktu tercepat.
1. Kecepatan Brutal Ducati dan Kebangkitan Aprilia
Ducati, misalnya, sukses menempatkan duo maut Marc Marquez dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) sebagai nan tercepat dalam tes pra-musim di Thailand hari pertama. Tak hanya tim pabrikan, kekuatan Ducati juga terlihat merata melalui tindakan Alex Marquez (Gresini Ducati) nan terus menempel ketat di barisan depan.
Di sisi lain, Aprilia Racing tampil impresif dengan susunan baru mereka, Marco Bezzecchi dan kembalinya Jorge Martin ke performa puncak. Kontras dengan kemajuan tersebut, tiga pabrikan besar lainnya (Yamaha, Honda, dan KTM) dinilai tetap berjuang mencari konsistensi.
Terbaru, dua rider Aprilia, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) dan Ai Ogura (Trackhouse) bisa menjadi dua pembalap tercepat di tes akhir MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand. Urutan ketiga sampai lima pun dikuasai para rider Ducati.
Pedro Acosta. (Foto: Instagram/37pedroacosta)
2. Pekerjaan Rumah Besar bagi KTM
Meski KTM sering menguntit di posisi ketiga di belakang Ducati dan Aprilia, Acosta menegaskan bahwa selisih tersebut tetap cukup signifikan. Pembalap asal Spanyol ini mengakui kelebihan musuh nan tampil semakin solid menjelang bergulirnya musim 2026.
"Jelas ada dua merek nan sangat luar biasa," kata Acosta dikutip dari Crash, Selasa (24/2/2026).
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·