Tak sedikit orang cemas terlalu sering minum obat atau suplemen dapat memicu batu saluran kemih. Faktanya, tidak semua obat mempunyai pengaruh tersebut, tetapi ada beberapa jenis obat dan suplemen nan memang dapat meningkatkan risikonya jika digunakan dalam jangka panjang alias tidak diimbangi dengan style hidup sehat.
Menurut Dokter Spesialis Urologi RS Premier Bintaro, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U, tidak semua obat dapat menyebabkan batu ginjal namalain batu saluran kemih.
Jenis Obat nan Berisiko Memicu Batu Saluran Kemih
Menurut dr. Teguh, beberapa jenis obat nan diketahui dapat meningkatkan akibat terbentuknya batu ginjal antara lain obat imunosupresan, obat antivirus nan digunakan dalam jangka panjang, misalnya untuk terapi hepatitis alias HIV, serta obat antiepilepsi.
Selain itu, beberapa jenis multivitamin juga dapat berkontribusi terhadap pembentukan batu ginjal Namun, suplemen nan paling sering dikaitkan dengan kondisi ini adalah kalsium.
Minum Kalsium Harus Diimbangi dengan Bergerak
Selain itu, dr. Teguh pun menegaskan bahwa kalsium tetap krusial untuk menjaga kesehatan tulang. Namun, konsumsi suplemen ini perlu diimbangi dengan aktivitas bentuk agar penyerapannya ke tulang lebih optimal.
“Karena sebenarnya kalsium nan dibentuk tubuh itu dapat menghasilkan kalsium sendi dan kalsium jika dikonsumsi dia bakal diserap oleh tulang jika dia bergerak,” ujarnya dalam aktivitas Media Gathering Penangan Terkini Batu Saluran Kemih berbareng RS Premier Bintaro di Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
Menurutnya, jika seseorang rutin mengonsumsi kalsium tetapi jarang bergerak, kelebihan kalsium dapat dikeluarkan melalui urine dan pada orang nan mempunyai aspek akibat dapat berpotensi membentuk batu ginjal.
Ia menambahkan, rekomendasi untuk melangkah kaki alias rutin berolahraga setelah mengonsumsi kalsium bukan sekadar slogan. Selain mengikuti dosis nan dianjurkan dokter, masyarakat juga perlu menjaga style hidup aktif agar faedah kalsium dapat diperoleh secara optimal sekaligus membantu mengurangi akibat terbentuknya batu ginjal.
“Makanya ada beberapa iklan kalsium nan bilang jika kalian minum kalsium kudu bergerak 10.000 langkah. Itu benar. Jadi jika dia tidak jalan, kalsiumnya nggak bakal diserap oleh tulang. Cuma bakal keluar di urine dan dibuang jadi batu Kalau dia ada potensi jadi batu,” tegas dr.Teguh.
58 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·