Rano Karno.(Antara)
PROVINSI DKI Jakarta sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih predikat Terbaik I kategori pembiayaan imajinatif (creative finance) dalam arena Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Jawa-Bali. Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti nyata keberhasilan ibu kota dalam melakukan penemuan pembiayaan nan progresif dan mandiri.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan buah dari konsistensi Jakarta dalam menerapkan skema pembiayaan di luar jalur konvensional. Menurutnya, pemerintah wilayah saat ini dituntut untuk tidak lagi hanya berjuntai pada alokasi anggaran negara nan terbatas.
"Ya, memang sekarang sudah tidak waktunya lagi kita berpaku kepada APBN alias APBD ini. Kita dua kali lakukan creative finance, lantaran itulah Jakarta mendapat penghargaan dalam kriteria tersebut lantaran banyak penemuan nan kita lakukan," ujar Rano Karno usai menerima penghargaan di Hotel Marriott, Sleman, DIY, Kamis (4/6) malam.
Digitalisasi sebagai Pilar Pembiayaan Kreatif
Rano menekankan bahwa konsentrasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini adalah mengoptimalkan potensi pendapatan dan efisiensi melalui digitalisasi sektor publik. Transformasi ini mencakup sektor perbankan wilayah hingga sistem pelayanan masyarakat nan terintegrasi.
Ia mencontohkan gimana Bank Jakarta terus didorong menuju ekosistem digital agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, sistem manajemen pemerintahan, mulai dari proses audit hingga integrasi info KTP, sekarang telah melangkah berbasis digital dalam kerangka Digital City.
"Semua di Jakarta sudah dengan digital city. Administrasi pemerintah juga sekarang sudah diaudit secara digital, integrasi info KTP sudah berjalan. Itu bagian daripada produktivitas dalam pengelolaan daerah," imbuh Rano.
Sinergi Aglomerasi dan Kolaborasi Antardaerah
Menghadapi tantangan masa depan, Rano menegaskan bahwa Jakarta memikul tanggung jawab besar sebagai motor penggerak wilayah aglomerasi. Dinamika pembangunan ibu kota dinilai sangat berjuntai pada integrasi dengan wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Banten.
Menariknya, posisi kedua dalam kategori Creative Finance tingkat provinsi diraih oleh Provinsi Banten. Hal ini dipandang Rano sebagai sinyal positif kuatnya sinergi antarprovinsi di wilayah tersebut.
Pesan Kolaborasi: "Artinya Jakarta tidak bisa hidup sendiri, dan wilayah lain juga tidak bisa berdiri sendiri. Itulah pentingnya kolaborasi. Kemenangan Jakarta sebagai nan pertama dan Banten sebagai nan kedua membuktikan bahwa kita bisa bekerja-sama dengan baik demi kemajuan bersama," pungkas Rano.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 ini menjadi momentum bagi daerah-daerah di Regional Jawa-Bali untuk terus memelihara suasana kejuaraan nan sehat berbasis meritokrasi dan info statistik nan akurat. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·