Deprindo menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah.(Dok.Istimewa)
Developer Properti Indonesia (Deprindo) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Bank Tanah dalam upaya mendukung percepatan pembangunan perumahan nasional, khususnya program pemerintah pengadaan 3 juta rumah.
Penandatanganan nota kesepahaman berjalan di Jakarta, Senin (11/5), dan dihadiri jejeran pengurus Deprindo, ketua Badan Bank Tanah, pelaku industri properti, serta sejumlah pemangku kepentingan sektor perumahan nasional.
Ketua Umum Deprindo Jarot Warjito mengatakan, kerjasama dengan Badan Bank Tanah menjadi langkah strategis untuk memperkuat penyediaan lahan bagi pembangunan kediaman masyarakat.
“Kerja sama ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi corak nyata sinergi dalam mendukung agenda besar pembangunan perumahan nasional, khususnya program 3 juta rumah,” ujar Jarot dalam sambutannya.
Menurut dia, tantangan terbesar sektor perumahan saat ini tidak hanya pada pembiayaan, tetapi juga kesiapan lahan nan legal, terjangkau, dan siap dikembangkan. Karena itu, keberadaan Badan Bank Tanah dinilai mempunyai posisi krusial dalam mendukung ekosistem pembangunan perumahan nan lebih terencana.
Dalam kesempatan tersebut, alumni Maxout Bootcamp 1 Deprindo Chrysanthus Wawan Edy Wibowo selaku Direktur Utama PT Sedaya Cipta Graha, disaksikan langsung oleh Ketua Umum Deprindo Jarot Warjito, langsung “gasspoll” menandatangani kerja sama dengan Badan Bank Tanah guna memanfaatkan lahan di Limbangan, Kendal, untuk pengembangan area perumahan.
Langkah sigap tersebut dinilai menjadi contoh konkret tindak lanjut kerjasama antara asosiasi developer dan Badan Bank Tanah dalam membuka kesempatan pembangunan kediaman di daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat menyatakan, pihaknya menyambut positif kemitraan dengan Deprindo sebagai bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan tanah untuk kepentingan masyarakat luas.
Menurut Hakiki, kerjasama dengan asosiasi developer nasional menjadi krusial agar pengelolaan tanah negara dapat lebih produktif dan mendukung percepatan pembangunan perumahan rakyat.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka akses lahan nan lebih luas bagi para pengembang, sekaligus mempercepat pembangunan area perumahan di beragam daerah.
Selain mendukung sasaran pembangunan nasional, sinergi antara Deprindo dan Badan Bank Tanah juga diproyeksikan bisa menciptakan suasana investasi properti nan lebih sehat dan berkelanjutan.
Program pembangunan 3 juta rumah menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk menekan nomor backlog perumahan nan hingga sekarang tetap cukup tinggi. Program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kediaman layak dan terjangkau.
Di tengah tantangan pertumbuhan masyarakat dan urbanisasi, kebutuhan kerjasama lintas sektor dinilai menjadi aspek krusial dalam mempercepat realisasi sasaran pembangunan perumahan nasional. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·