Dekan FMIPA UGM Bicara Sains Berdampak dan Upaya Hilirisasi

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Dekan FMIPA UGM Prof Kuwat Triyana saat di aktivitas Strategic Partnership Award FMIPA UGM nan berjalan di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, DIY, Senin (21/9/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada (FMIPA UGM) mendorong hasil riset tidak berakhir pada publikasi semata. Riset diharapkan memberikan faedah nyata bagi masyarakat, industri, dan bumi usaha.

Upaya ini ditempuh melalui penguatan kerja sama dengan beragam mitra strategis serta mendorong hilirisasi hasil penelitian.

Hal itu disampaikan Dekan FMIPA UGM Prof Kuwat Triyana dalam aktivitas Strategic Partnership Award FMIPA UGM nan berjalan di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sleman, DIY, Senin (21/9).

"Kerja sama nan kita bangun ini adalah berasas asas kebutuhan dan juga kecocokan antara problem nan ada di industri dengan keahlian kami nan ada di universitas," kata Kuwat.

Kuwat mengatakan keterlibatan mitra strategis dari awal penelitian dinilai krusial agar hasil riset mempunyai kesempatan lebih besar untuk dimanfaatkan secara luas. Karena itu, peneliti didorong untuk berbincang terlebih dulu dengan mitra sebelum menentukan arah penelitian.

"Dengan obrolan dari awal, pengarahan dari awal, itu bakal menghasilkan buah riset dan kemudian riset itu betul-betul dimanfaatkan oleh industri maupun bumi usaha," katanya.

Riset nan berdampak, menurut Kuwat, sejalan dengan perkembangan kebijakan di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Dampak riset salah satunya diwujudkan melalui proses hilirisasi.

"Pada saat ini kami menekankan pada industri, memang kami sedang didorong untuk bisa berdampak. Bahkan di kementerian kami, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, saat ini juga eranya semua serba berdampak. Nah, berakibat itu kemudian kita maknai sebagai upaya kita untuk hilirisasi," tegasnya.

Selain kepada mitra strategis, FMIPA UGM juga memberikan apresiasi kepada para alumni nan telah tersebar di Indonesia, apalagi di luar negeri.

Kuwat mengatakan para alumni selama ini terus memberikan masukan untuk membantu fakultas dalam menentukan beragam langkah dan kebijakan.

Lanjutnya, peran alumni tidak selalu datang dalam bentuk finansial. Namun, masukan dan jejaring dari para alumni ini telah memberikan akibat nan luar biasa bagi FMIPA.

"Sehingga alhamdulillah sampai titik ini perjalanan kami nyaris tidak menemukan hambatan apa pun. Karena seumpama intelijen itu, kita sudah tahu duluan gitu. 'Pak, jangan ke situ. Pak, ke sana saja,' gitu. Jadi, sudah punya argumen dan bukti-bukti dan sebagainya. Ini salah satu corak apresiasi juga," katanya.

"Sekali lagi, meski tidak selalu tampak dalam corak nan kita sebut sebagai finansial, tetapi efeknya luar biasa," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan