Daya Tukar Petani Banten Meningkat, NTP Naik 1,05 Persen

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Foto Bisnis

Rengga Sancaya - detikFinance

Kamis, 03 Sep 2026 09:00 WIB

Banten - Petani memanen padi di Kasemen, Kota Serang, Banten. Panen berjalan saat NTP Banten tercatat mengalami kenaikan.

Foto udara petani memanen padi di Kasemen, Kota Serang, Banten, Rabu (2/9/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) Banten pada Agustus 2026 naik 1,05 persen menjadi 113,02 dibandingkan bulan sebelumnya nan didorong oleh optimasi pupuk bersubsidi dan stabilisasi nilai pokok pedesaan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat NTP Banten pada Agustus 2026 mencapai 113,02 alias naik 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan tersebut menunjukkan membaiknya daya tukar nan diterima petani terhadap kebutuhan konsumsi dan biaya produksi. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Foto udara petani memanen padi di Kasemen, Kota Serang, Banten, Rabu (2/9/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) Banten pada Agustus 2026 naik 1,05 persen menjadi 113,02 dibandingkan bulan sebelumnya nan didorong oleh optimasi pupuk bersubsidi dan stabilisasi nilai pokok pedesaan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Peningkatan NTP turut didorong oleh optimasi penyaluran pupuk bersubsidi serta stabilisasi nilai kebutuhan pokok di area pedesaan. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga pendapatan dan aktivitas produksi petani. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Foto udara petani memanen padi di Kasemen, Kota Serang, Banten, Rabu (2/9/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai tukar petani (NTP) Banten pada Agustus 2026 naik 1,05 persen menjadi 113,02 dibandingkan bulan sebelumnya nan didorong oleh optimasi pupuk bersubsidi dan stabilisasi nilai pokok pedesaan. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Kenaikan NTP menjadi salah satu parameter positif bagi sektor pertanian Banten. Perbaikan daya tukar petani diharapkan terus bersambung sehingga kesejahteraan petani dan produktivitas pertanian di wilayah tersebut semakin meningkat. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Anda menyukai tulisan ini

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Belum ada komentar.

Jadilah nan pertama berkomentar di sini

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance